Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Tahun Ini Industri Properti Bakal Diselamatkan Generasi Milenial, Kok Bisa?

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:06 WIB
Tahun Ini Industri Properti Bakal Diselamatkan Generasi Milenial, Kok Bisa?

Suara.com - Prediksi sektor properti di tahun 2022 masih akan didominasi oleh rumah tapak berdasarkan tren dan data di tahun 2021.

Para pelaku usaha dan pengamat sependapat bahwa rumah tapak di kisaran harga sampai Rp1 miliar masih merupakan primadona penjualan properti, didukung juga oleh Indonesia Property Watch (IPW) yang mencatatkan pada Kuartal 4/2021, komposisi unit terjual di segmen Rp500 juta hingga Rp1 miliar mencapai 25,46%.

“Penjualan rumah tapak ready stock pada Kuartal 4/2021 tumbuh tinggi 76,8% (qtq). Insentif PPN sangat penting. Pertumbuhan penjualan ready stock meningkat ketika ada insentif PPN.” ujar Ali Tranghanda, Executive Director IPW di acara Property Outlook 2022, Kamis (27/1/2022).
 
Popularitas rumah tapak di sektor properti didukung oleh meningkatnya kesadaran kalangan muda akan pentingnya kepemilikan properti, termasuk kalangan Generasi Z – mereka yang lahir diantara tahun 1996 hingga 2010.
 
Sementara itu CEO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) John Riady melihat bahwa populasi kalangan muda yang besar di Indonesia mendukung meningkatnya kebutuhan hunian hingga dekade mendatang.

Hasil Sensus Penduduk tahun 2020 menunjukkan penduduk Indonesia didominasi Generasi Z yang merupakan kalangan muda yang lahir antara tahun 1996 hingga 2010. Total terdapat 74,93 juta orang yang merupakan 27,94% dari total penduduk Indonesia.
 
“Pencapaian kinerja pra penjualan LPKR tahun 2020 sebesar Rp2,6 triliun sementara tahun 2021 mengalami kenaikan 86% menjadi Rp4,96 triliun," kata John.

Dia bilang salah satu pendongkrak adalah penjualan rumah tapak sepanjang tahun 2021 yang menyasar kalangan muda. Penjualan LPKR sepanjang tahun 2021 untuk rumah tapak mencapai 67% yang menyasar market kalangan muda yang merupakan konsumen utama LPKR.

"Sebagai gambaran, tingkat kepemilikan rumah di Jakarta saja masih di bawah 50%. Hal ini menjadi jaminan pasar yang besar dan merupakan real demand yaitu kalangan Generasi Z yang merupakan first time home buyer, maka dari itu segmen inilah yang terus kami supply.” ungkap John.
 
LPKR pun berharap insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diberikan pemerintah makin membuat gairah penjualan rumah tapak meningkat.

“LPKR harus menjadi bagian dari jawaban atas kebutuhan perumahan bagi kalangan muda Indonesia. Dengan dukungan nyata pemerintah yang memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) berlaku juga bagi rumah inden, kami optimis first time home buyers Generasi Z akan semakin bersemangat dan termotivasi untuk memiliki rumah.” ujar John. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPKR Optimis Pra Penjualan Tembus Rp 4,96 Triliun di 2022

LPKR Optimis Pra Penjualan Tembus Rp 4,96 Triliun di 2022

Bisnis | Kamis, 27 Januari 2022 | 14:04 WIB

Pra Penjualan LPKR di 2021 Capai Rp 4,96 Triliun

Pra Penjualan LPKR di 2021 Capai Rp 4,96 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Januari 2022 | 19:01 WIB

Analis Prediksi Kinerja LPKR di Tahun Ini Moncer

Analis Prediksi Kinerja LPKR di Tahun Ini Moncer

Bisnis | Rabu, 12 Januari 2022 | 09:45 WIB

Pendapatan LPKR Diproyeksikan Naik Hingga Rp 15,48 Triliun di 2022

Pendapatan LPKR Diproyeksikan Naik Hingga Rp 15,48 Triliun di 2022

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:04 WIB

Penjualan Unit DIRE ke Investor Jepang Berdampak Positif ke LPKR

Penjualan Unit DIRE ke Investor Jepang Berdampak Positif ke LPKR

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:00 WIB

Tangerang Kini Jadi Incaran Pengembangan Properti Mewah

Tangerang Kini Jadi Incaran Pengembangan Properti Mewah

Bisnis | Minggu, 05 Desember 2021 | 13:31 WIB

Moodys Menaikkan Outlook Rating LPKR Menjadi Positif

Moodys Menaikkan Outlook Rating LPKR Menjadi Positif

Bisnis | Senin, 29 November 2021 | 09:18 WIB

Kinerja SILO Diprediksi Solid, LPKR Terimbas Positif

Kinerja SILO Diprediksi Solid, LPKR Terimbas Positif

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 10:07 WIB

Terkini

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:47 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:31 WIB

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB