Kemendagri Dorong Digitalisasi Pemerintah Desa di Berbagai Aspek

Iwan Supriyatna

Senin, 14 Februari 2022 | 06:27 WIB
Kemendagri Dorong Digitalisasi Pemerintah Desa di Berbagai Aspek
Digitalisasi pemerintahan desa.

Suara.com - Digitalisasi pemerintahan desa di Indonesia akan memudahkan semua pihak namun pengelolaannya tidak bisa sembarangan, ke depannya harus bisa diintegrasikan dan dilakukan pihak berpengalaman.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo mengatakan, digitalisasi layanan desa ini utamanya memberikan kejelasan data yang memudahkan aparat dalam DSS/Decision Support System atau pengambilan keputusan bagi aparat pemerintah.

Selain itu, kata dia, sistem digitalisasi juga akan membantu dalam pemrosesan anggaran. Karena itu, tidak perlu menunggu waktu untuk pengembangan teknologi, dan harus berani melakukan terobosan demi mempercepat layanan dan meningkatkan akuntabilitas.

"Proses digitalisasi di desa bisa menumbuhkan potensi UMKM yang ada di desa. Maka itu, sekarang itu digitalisasi [di pemerintah desa, red] bukan lagi pilihan tapi sudah menjadi keharusan,” tegas Yusharto di sela-sela kunjungan kerja pada akhir pekan lalu ke Desa Wisata Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang sudah menerapkan Smart Village Nusantara PT Telkom ditulis Senin (14/2/2022).

Digitalisasi selain di tempat wisata Stone Garden, juga dilakukan di Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang, KBB, yang memulai implementasi desa digital melalui aplikasi SimpelDesa (untuk tata kelola pemerintahan atau pelayanan publik, tata kelola sosial, dan tata kelola ekonomi)

Pada acara itu, turut hadir mewakili Bupati Kabupaten Bandung Barat yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Imam Santoso, Kepala Bidang Kelembagaan & Partisipasi Pemberdayaan Masyarakat DPMD Provinsi Jabar Lisa Afianti, Ketua Bidang Ketahanan Keluarga TP PKK Pusat Kemendagri Irma Zainal beserta jajaran, serta dari PT Telkom diantaranya Head of Ecosystem Agriculture Hikmatullah Insan Purnama dan Tribe Leader Smart Village and Community Telkom Indonesia Wahyudi beserta jajaran.

Yusharto berharap 165 desa di Kabupaten Bandung Barat khususnya dan semua pemerintahan desa di Indonesia bisa semua terdigitalisasi. Dia menekankan, pihaknya siap membantu menjadi jembatan menyelesaikan masalah dan mencari solusi melalui command center.

"Hal ini bisa berkaca dari transformasi digital yang dilakukan Desa Gunung Masigit yang tidak lepas dari kerjasama dengan PT Telkom, desa jadi mudah mengecek data pengunjung tempat wisata, termasuk penerapan sistem ticketing, dengan penerapan transaksi berlaku sistem cashless dan paperless. Juga di Desa Ciburuy yang mana komunikasi dan informasi pemerintahan desa dengan warganya dilakukan secara digital, termasuk pelayanan kepada masyarakat seperti kebutuhan surat yang bisa dilaksanakan lebih efektif," sambungnya.

Tribe Leader Smart Village and Community Telkom Indonesia Wahyudi mengatakan, digitalisasi di berbagai aspek kehidupan di desa saat ini sudah menjadi keharusan. Namun implementasinya bisa dimulai dari aspek yang dirasa paling krusial di masing-masing desanya, dan ke depannya yang menjadi tantangan adalah bagaimana seluruh pengelolaan dan proses digitalisasi desa ini bisa terintegrasi sehingga pemanfaatannya menjadi lebih optimal dan lebih berdaya guna lagi.

baca juga

Karena itulah, setelah menghadirkan Smart City Nusantara (SCN) dalam 6 tahun terakhir dan Smart Village Nusantara (SVN) dalam 3 tahun terakhir, berikutnya adalah menghadirkan SVN-Hub. Yakni sebuah platform berbasis big data dengan kemampuan dukungan terhadap IoT, Machine Learning, dan Artificial Intelegence yang memungkinkan integrasi berbagai aplikasi secara terpadu baik milik PT Telkom maupun aplikasi lainnya.

"Jadi, dengan adanya Platform SVN-Hub ini, aplikasi kami maupun aplikasi eksisting semisal dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, itu bisa disatukan dalam satu dashboard yang kami berikan, jadi akan lebih memudahkan segalanya," katanya.

Dia mencontohkan aplikasi digitalisasi pedesaan milik PT Telkom di mana jejak rekam SVN Telkom sampai saat ini sudah terpasang sedikitnya di 350 desa, bisa dipadukan dengan sistem kependudukan digital yang sebelumnya sudah ada sehingga kementerian maupun pemerintah provinsi/kota/kabupaten bisa mendapatkan data yang lebih komprehensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Medan Bobby Nasution Dorong Pemanfaatan Digitalisasi Bagi UMKM Terdampak Pandemi Covid-19

Wali Kota Medan Bobby Nasution Dorong Pemanfaatan Digitalisasi Bagi UMKM Terdampak Pandemi Covid-19

Sumut | Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:05 WIB

IndiHome Luncurkan Series Musikal Anak Murid Terbaik di Channel IndiKids

IndiHome Luncurkan Series Musikal Anak Murid Terbaik di Channel IndiKids

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 11:28 WIB

Percepatan Mitratel untuk Indonesia Digital, Menteri BUMN Erick Thohir Mengatakan Ini

Percepatan Mitratel untuk Indonesia Digital, Menteri BUMN Erick Thohir Mengatakan Ini

Kaltim | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:14 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

×