Harga Kedelai Mahal, Importir Hanya Bisa Pasrah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 14 Februari 2022 | 13:45 WIB
Harga Kedelai Mahal, Importir Hanya Bisa Pasrah
Pekerja mengolah kedelai untuk produksi tahu di Pasir Koja, Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/2/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo) Hidayatullah Suralaga pasrah dengan terus meroketnya harga kedelai dunia saat ini.

Berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai pada minggu kedua Februari 2022 mencapai USD15,77 per bushels. Harga ini diperkirakan terus naik hingga Mei yang mencapai USD15,7 per bushels dan mulai turun pada Juli sebesar USD15,74 per bushels.

"Yah mau diapakan lagi kalau memang harga dari sananya mahal," kata Hidayatullah saat dihubungi suara.com, Senin (14/2/2022).

Sebetulnya kata Hidayatullah pemerintah bisa melakukan intervensi harga kedelai saat ini dengan cara memberikan subsidi, namun kata dia proses ini tidaklah mudah dan akan memerlukan waktu yang panjang.

Tak hanya itu kondisi keuangan negara yang kurang baik akibat pandemi juga menjadi alasan lainnya.

"Tapi kalau ini butuh proses panjang, rapat di Menko, belum penugasan oleh BUMN tentu akan panjang" katanya.

Menurut dia sepanjang tahun lalu saja, pemerintah melakukan impor kedelai sebanyak 2,4 juta ton, angka ini kata dia terbilang stabil dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun yang jadi perbedaan hanya soal harga.

"Kebutuhan relatif stabil di 2,4 juta ton, hampir sama lah dengan tahun sebelumnya, kalau tahun ini mungkin juga hampir sama yang membedakan cuma harga memang" kata dia.

Dirinya pun mengatakan bahwa kenaikan harga kedelai ini imbas adanya lonjakan laju inflasi di negara produsen yang berdampak pada kenaikan harga masukan produksi, seperti Amerika Serikat dan Barzil, selain itu terjadi kekurangan tenaga kerja, dan kenaikan biaya sewa lahan hingga cuaca.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengrajin Tahu dan Tempe Ancam Mogok Produksi Imbas Naiknya Harga Kedelai

Pengrajin Tahu dan Tempe Ancam Mogok Produksi Imbas Naiknya Harga Kedelai

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 13:42 WIB

Harga Kedelai Naik Lagi, Produsen Tahu Tempe Kota Bandung Ancam Mogok Produksi

Harga Kedelai Naik Lagi, Produsen Tahu Tempe Kota Bandung Ancam Mogok Produksi

Jabar | Senin, 14 Februari 2022 | 13:16 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu dan Tempe Stop Produksi, Siap-siap Langka

Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu dan Tempe Stop Produksi, Siap-siap Langka

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 11:23 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×