Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Barat Ramai-ramai Sanksi Rusia, Harga Paladium dan Emas Melesat Tinggi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 Maret 2022 | 07:30 WIB
Barat Ramai-ramai Sanksi Rusia, Harga Paladium dan Emas Melesat Tinggi
Ilustrasi logam mulia paladium. [Shutterstock]

Suara.com - Harga paladium melonjak pada perdagangan Senin, setelah Barat ramai-ramai menjatuhkan lebih banyak sanksi pada Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan dan menempatkan emas kenaikan bulanan terbesar dalam sembilan bulan.

Mengutip CNBC, Selasa (1/3/2022) harga paladium melambung 5,1 persen menjadi USD2.488,20 per ounce setelah mencatat sesi tertinggi USD2.551,50.

Paladium berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan ketiga berturut-turut.

Nornickel Rusia adalah pemasok paladium terbesar di dunia, yang digunakan pabrikan otomotif untuk  catalytic converter.

"Ketika sanksi meningkat pada Rusia dan ketegangan memanas, itu menciptakan ancaman kelangkaan (bagi kelompok logam platinum)," kata Eric Scoles, analis Blue Line Futures.

"Defisit pasokan paladium tentu bisa meningkat jika Amerika Serikat tidak melakukan bisnis dengan produsen utama tersebut," Scoles menambahkan.

Sementara itu harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD1.898,25 per ounce, setelah melesat sebanyaknya 2,2 persen di awal sesi. Sementara, emas berjangka AS ditutup menguat 0,7 persen menjadi USD1.900,70 per ounce.

Emas, sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan, melejit sekitar 6,5 persen pada Februari, setelah melonjak ke level tertinggi 18 bulan di USD1.973,96 minggu lalu.

baca juga

"Ketika ketegangan geopolitik menjadi sangat tinggi, emas masih merupakan aset  safe-haven  utama yang mengungguli mata uang kripto dan bahkan aset lainnya seperti Treasuries," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Pasar keuangan merosot dan harga minyak melonjak karena sekutu Barat meningkatkan upaya untuk menghukum Rusia dengan sanksi baru.

Sebagai tanggapan, Senin, bank sentral Rusia bergerak untuk melindungi ekonomi ketika invasi ke Ukraina berlanjut, memperkuat langkah-langkah lain termasuk jaminan akan meneruskan pembelian emas di pasar domestik.

Sedangkan harga perak di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD24,31 per ounce, sementara platinum anjlok 1,6 persen menjadi USD1.037,51. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barat Beri Sanksi Berat ke Rusia, Harga Minyak Kian Melonjak Tinggi

Barat Beri Sanksi Berat ke Rusia, Harga Minyak Kian Melonjak Tinggi

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 07:24 WIB

Putin Larang Warganya Transfer Valas ke Luar Rusia Sebagai Bentuk Balasan ke Barat

Putin Larang Warganya Transfer Valas ke Luar Rusia Sebagai Bentuk Balasan ke Barat

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 05:50 WIB

Rubel Anjlok akibat Sanksi Perang Ukraina, Masyarakat Rusia Serbu ATM

Rubel Anjlok akibat Sanksi Perang Ukraina, Masyarakat Rusia Serbu ATM

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 05:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×