Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Jelang Ramadan Masyarakat Disiksa Harga Sembako yang Mulai Naik, Dimana Peran Pemerintah?

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 09:54 WIB
Jelang Ramadan Masyarakat Disiksa Harga Sembako yang Mulai Naik, Dimana Peran Pemerintah?
Bahan sembako di Pasar Rama Wisma Jaya, Bekasi (Suara.com/Rendy Rutama Putra)

Suara.com - Menjelang Bulan Suci Ramadan yang tinggal kurang lebih satu bulan lagi, sejumlah harga kebutuhan pokok atau sembako terpantau mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Melansir situs Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional milik Bank Indonesia (BI), Senin (7/3/2022) terlihat sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik.

Semisal cabai rawit merah yang kini harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp70.250 ribu perkilogram naik sekitar 1,25 persen atau setara Rp1.050.

Bawang merah ukuran besar saat ini rata-rata harga nasionalnya mencapai Rp37.300 perkilogram naik 0,67 persen atau mengalami kenaikan sebesar Rp250.

Begitu juga dengan cabai merah besar yang harganya juga ikutan naik, saat ini harga komoditas tersebut dibandrol Rp50.800 perkilogram naik 0,79 persen atau Rp400.

Untuk cabai merah keriting juga mengalami kenaikan, saat ini harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp51.600 naik 1,88 persen atau Rp950.

Tak hanya itu harga daging sapi kualitas 1 juga terpantau naik, saat ini harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp130.650 perkilogram naik 0,38 persen atau setara Rp500.

Untuk harga daging kualitas 2 juga terpantau naik, saat ini harganya mencapai Rp121.300 perkilogram naik 0,12 persen atau Rp150.

Sedangkan untuk daging ayam ras juga mengalami kenaikan, terpantau saat ini harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp35.700 perkilogram naik 0,14 persen atau setara Rp50.

Sementara untuk harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan, saat ini harganya dibandrol Rp24.250 perkilogram naik 0,25 persen atau setara Rp50.

Selanjutnya untuk komoditas beras juga mengalami kenaikan, saat ini harga rata-rata nasional Rp11.850 perkilogram naik 0,42 persen atau setara Rp50.

Sementara untuk harga minyak goreng curah, terpantau sudah mengalami penurunan. Saat ini harga nasionalnya mencapai Rp16.900 perkilogram.

Sedangkan untuk harga minyak goreng bergerak masih terbilang cukup mahal, kini harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp18.500 perkilogram naik 0,27 persen atau setara Rp50.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Belum Ramadan, Harga Telur dan Cabai di Kota Solo Mulai Naik

Duh! Belum Ramadan, Harga Telur dan Cabai di Kota Solo Mulai Naik

Surakarta | Senin, 07 Maret 2022 | 08:16 WIB

Pemerintah Mulai Bahas Aturan Salat Tarawih dan Perayaan Lebaran

Pemerintah Mulai Bahas Aturan Salat Tarawih dan Perayaan Lebaran

News | Senin, 07 Maret 2022 | 06:28 WIB

Korban Banjir Citerep Pandeglang Antre Air Bersih Bantuan dari Swasta

Korban Banjir Citerep Pandeglang Antre Air Bersih Bantuan dari Swasta

Banten | Minggu, 06 Maret 2022 | 09:26 WIB

Terkini

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB