Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

IKN Nusantara Bakal Bawa Indonesia Jadi Negara ke-5 dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar

Iwan Supriyatna

Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:40 WIB
IKN Nusantara Bakal Bawa Indonesia Jadi Negara ke-5 dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar
Ilustrasi desain kantor istana kepresidenan yang akan dibangun di IKN Kaltim. [Istimewa]

Suara.com - Indonesia diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi ke-5 terbesar dunia pada 2045. Tapi itu berdasarkan trend pertumbuhan pra-pandemi. Kini, Indonesia harus punya terobosan dan kreatifitas luar biasa untuk bisa melompat dari posisi ke-16 saat ini. Pembangunan IKN Nusantara salah satunya.

Disrupsi pandemi tak ayal telah mengaburkan prediksi Indonesia sebagai emerging power yang akan naik ke papan atas kekuatan ekonomi dunia satu-dua dekade mendatang. Sejumlah parameter berubah. Dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi dari minimal 5 persen menjadi 2,07 persen pada 2020 dan 3,69 persen pada 2021.

Indonesia membutuhkan terobosan besar dan kreatifitas untuk bisa tetap mewujudkan cita-cita besar itu. Demikian menurut Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan. Menjadi kekuatan ekonomi ke-5 terbesar dunia, lanjut Budi Gunawan, merupakan target di Visi Indonesia 2045 yang dicanangkan Presiden Jokowi, 2019 lalu.

Pada usianya ke-100 tahun tersebut, Indonesia akan berada di papan atas ekonomi dunia bersama China, AS, India, dan Jepang. Saat itu, pendapatan per kapita Indonesia setidaknya USD 29.300, naik 7 kali dari saat ini US$4.349,5. Terobosan itu, antara lain, pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

“Dengan segera membangun IKN Nusantara, jalan Indonesia untuk kembali dan melampaui level pertumbuhan sebelum pandemi terbuka. Indonesia akan lebih cepat memiliki model ekonomi berbasis digital sebagai pendorong pertumbuhan. Juga mengadopsi arah ekonomi berkelanjutan, bersahabat dengan alam, dan lebih merata secara geografis. Struktur ekonomi Indonesia saat ini secara spasial didominasi Pulau Jawa (57,89 persen), padahal potensi wilayah lain sangat besar,” papar Budi Gunawan di Jakarta, Jumat (11/3/2022).

Inilah antara lain latar belakang keputusan Presiden Jokowi memulai pembangunan IKN Nusantara tahun ini juga. Untuk menciptakan momentum akselerasi pembangunan nasional yang lebih cepat dan berkesinambungan demi Visi Indonesia 2045. Tanpa keberanian membuat terobosan besar ini, prediksi cerah yang telah disepakati berbagai lembaga ekonomi dan moneter dunia seperti IMF, World Economic Forum, World Bank, Asian Development Bank, serta PricewaterhouseCoopers dan McKinsey, hanya akan berlalu tanpa kepastian.

“Desain IKN Nusantara disesuaikan sebagai kawasan pertumbuhan baru dengan semua kriteria perekonomian masa depan: smart, green, dan sustainable. Kawasan ini akan menjadi tempat para talenta terbaik kita mengeksplore kemampuan mereka menciptakan inovasi baru dalam industri kreatif, light manufacture, dan green economy, yang terbukti telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi hari ini,” kata Budi Gunawan.

Harapan kemajuan yang dibawa IKN Nusantara ditangkap baik masyarakat Kalimantan Timur. Ketua Persekutuan Adat Dayak Balikpapan, Lampang Bilung, menyatakan, pembangunan IKN Nusantara akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat setempat sebagai konsekuensi investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Pembangunan IKN di wilayah ini juga akan mendorong percepatan pengembangan SDM lokal, karena kami yakin tidak akan ditinggalkan. Kami didorong untuk ikut maju mengikuti kemajuan IKN Nusantara," ujarnya.

Hal serupa dikemukakan Ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) Kutai Kartanegara Andika Abbas. Rencana pembangunan IKN Nusantara telah membangkitkan semangat generasi muda Kaltim untuk bersiap dan berbenah diri.

"Kini program-program di HMI kami arahkan untuk pembenahan dan pembinaan kualitas SDM. Kita harus siap ambil bagian. Dan bicara mengenai smart city, masyarakat lokal tentu harus memenuhi kualifikasi tertentu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Singkron, HET Minyak Goreng Dianggap Rugikan Pedagang Pasar Tradisional

Tidak Singkron, HET Minyak Goreng Dianggap Rugikan Pedagang Pasar Tradisional

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:03 WIB

Terkesan pada Pertemuan Pertama, Ini yang Membuat Jokowi Menunjuk Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN

Terkesan pada Pertemuan Pertama, Ini yang Membuat Jokowi Menunjuk Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN

Lampung | Jum'at, 11 Maret 2022 | 09:26 WIB

3 Fokus Awal Indico, Anak Perusahaan Telkomsel di Sektor Digital

3 Fokus Awal Indico, Anak Perusahaan Telkomsel di Sektor Digital

Tekno | Jum'at, 11 Maret 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:12 WIB

Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?

Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:11 WIB

Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!

Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:04 WIB

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:44 WIB