Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Ronald Seger Prabowo

Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
Mantan bek tim nasional Inggris Gary Neville mengkritik taktik Thomas Tuchel dan pernyataannya mengenai "DNA sepak bola Inggris" setelah The Three Lions tersingkir dari Piala Dunia 2026. [GLYN KIRK / AFP]
baca 10 detik
  • Inggris kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, Rabu (15/7/2026) waktu setempat.
  • Gary Neville mengkritik taktik defensif Thomas Tuchel yang menyebabkan Inggris gagal mempertahankan keunggulan atas timnas Argentina.
  • Neville menolak pernyataan Tuchel mengenai kurangnya penguasaan bola sebagai karakter utama dalam DNA sepak bola Inggris.

Suara.com - Mantan bek Timnas Inggris Gary Neville mengkritik taktik Thomas Tuchel dan pernyataannya mengenai "DNA sepak bola Inggris" setelah The Three Lions tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Inggris gagal melaju ke final setelah kalah 1-2 dari Argentina pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta, Rabu (15/7/2026) waktu setempat.

Sempat unggul melalui gol Anthony Gordon, Inggris kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir setelah Enzo Fernández menyamakan kedudukan sebelum Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan bagi Argentina.

Seusai pertandingan, Tuchel menilai kemampuan menguasai bola bukan karakter utama sepak bola Inggris seperti yang dimiliki Spanyol, Argentina, maupun Brasil.

"Menurut saya, penguasaan bola memegang peranan penting. Mungkin itu bukan bagian dari DNA kami, tidak seperti Spanyol atau Argentina dan Brasil, yang mampu mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola," ujar Tuchel melansir Mirror, Jumat (17/7/2026).

Noni Madueke (tengah) melontarkan psywar jelang Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Ia menegaskan Inggris tak takut Lionel Messi dan siap memburu tiket final. [Dok. IG Noni Madueke]
Noni Madueke (tengah) melontarkan psywar jelang Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Ia menegaskan Inggris tak takut Lionel Messi dan siap memburu tiket final. [Dok. IG Noni Madueke]

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari Gary Neville. Dalam siniar Stick to Football, legenda Manchester United itu menilai Tuchel akan menyesali pendekatan yang diterapkannya setelah Inggris unggul.

"Saya pikir dia nantinya akan melihat kembali pertandingan itu dan bertanya kepada dirinya sendiri apakah ia memberikan pesan yang tepat kepada para pemain setelah gol tercipta, terutama dengan memasukkan tiga pemain bertahan sebelum menambah pemain menyerang," kata Neville.

Menurut Neville, pergantian pemain yang dilakukan Tuchel justru membuat Inggris semakin tertekan hingga akhirnya gagal mempertahankan keunggulan.

"Menurut saya, dia mengirim pesan kepada tim untuk bertahan. Akibatnya para pemain semakin mundur ke area pertahanan sendiri dan kesulitan keluar dari tekanan Argentina," ujarnya.

baca juga

Neville juga tidak sepakat dengan pernyataan Tuchel yang menyebut penguasaan bola bukan bagian dari karakter sepak bola Inggris. Ia menilai Inggris memiliki banyak pemain bertalenta yang mampu mengendalikan permainan, namun tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Ia mencontohkan Kobbie Mainoo dan Bukayo Saka sebagai pemain yang dinilai memiliki kemampuan menguasai bola dengan baik. Selain itu, Neville juga menyoroti absennya sejumlah pemain kreatif seperti Phil Foden, Cole Palmer, Adam Wharton, Morgan Gibbs-White, dan Trent Alexander-Arnold.

"Dia mengatakan itu bukan DNA Inggris, tetapi ada banyak pemain yang mampu memainkan sepak bola dengan penguasaan bola yang baik. Beberapa di antaranya bahkan tidak dibawa atau tidak dimainkan," kata Neville.

Neville juga mengingatkan bahwa Tuchel direkrut bukan untuk mengikuti karakter lama sepak bola Inggris, melainkan membawa mentalitas juara yang identik dengan sepak bola Jerman.

"Thomas Tuchel adalah orang Jerman. Dia tidak didatangkan untuk membawa mentalitas lama Inggris, tetapi untuk membawa mentalitas Jerman yang identik dengan ketangguhan, ketenangan, dan kemampuan memenangkan pertandingan besar," ujarnya.

Meski mengkritik sejumlah keputusan Tuchel, Neville menilai reaksi yang meminta pelatih asal Jerman itu dipecat masih terlalu berlebihan.

Setelah gagal melaju ke final, Inggris dijadwalkan menghadapi Prancis pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas

Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:35 WIB

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:13 WIB

Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina

Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Bank Mandiri Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Inovatif

Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Bank Mandiri Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Inovatif

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Syarat Ganti E-KTP Rusak atau Hilang Terbaru, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Syarat Ganti E-KTP Rusak atau Hilang Terbaru, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Daihatsu Akui Daya Beli Masih Jadi Tantangan Pembeli Mobil Pertama

Daihatsu Akui Daya Beli Masih Jadi Tantangan Pembeli Mobil Pertama

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Bahlil Klarifikasi Impor Minyak dari UEA Masih Belum Pasti

Bahlil Klarifikasi Impor Minyak dari UEA Masih Belum Pasti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Insentif Bebas Ganjil Genap untuk Mobil Listrik Mau Dicabut? Ini Kata Menperin

Insentif Bebas Ganjil Genap untuk Mobil Listrik Mau Dicabut? Ini Kata Menperin

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah

Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Bentrok Pecah di Grand Indonesia, Massa Demo Kena Hantam Baton dan Helm Aparat

Bentrok Pecah di Grand Indonesia, Massa Demo Kena Hantam Baton dan Helm Aparat

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen

Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT

Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×