Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Setelah Terus Turun, Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Maret 2022 | 08:25 WIB
Setelah Terus Turun, Harga Emas Dunia Kembali Menguat
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin, karena pertempuran di Ukraina mendorong permintaan untuk aset safe-haven  itu, sementara investor terus mengawasi pembicaraan damai Moskow-Kyiv.

Mengutip CNBC, Selasa (22/3/2022) harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD1.931,16 per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April sebagian besar menetap tidak berubah di USD1.929,50 per ounce.

"Eskalasi lain seputar Ukraina akan mendorong aliran safe haven yang signifikan ke emas, bahkan lindung nilai inflasi bergerak jika kita melihat sanksi yang memicu lonjakan komoditas lain," kata Craig Erlam, analis OANDA.

"Eusia dan Ukraina mendekati kesepakatan mengenai isu-isu kritis", tutur Menteri Luar Negeri Turki, Minggu, tetapi permintaan untuk aset berisiko mundur dan harga minyak melesat karena pertempuran berlanjut.

Kendati rumor potensi kompromi selama akhir pekan lalu membawa harga emas turun dari level tertingginya, "Launching pada emas berikutnya adalah area USD1.900," kata Rob Lutts, CIO Cabot Wealth Management.

Pekan lalu, emas jatuh lebih dari 3 persen di tengah harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan dan kenaikan suku bunga Amerika.

Presiden Bank Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, Senin, mengatakan dia terbuka untuk pengetatan kebijakan yang lebih agresif, sambil memperkirakan enam kenaikan suku bunga untuk tahun 2022.

Pasar menyiratkan peluang 50-50 untuk kenaikan setengah poin pada pertemuan Mei dan peluang yang lebih besar lagi di Juni.

"Bahkan jika perkiraan kenaikan suku bunga The Fed menjadi kenyataan, inflasi akan tetap di depan, dan suku bunga riil negatif, menjaga lingkungan positif untuk emas dalam jangka menengah," tulis analis Heraeus.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD25,15 per ounce, platinum melonjak 1,7 persen menjadi USD1.038,98 per ounce, sementara paladium melambung 3,2 persen menjadi USD2.569,68 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 983.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 983.000/Gram

Bisnis | Senin, 21 Maret 2022 | 09:35 WIB

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:29 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Justru Menguat

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Justru Menguat

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB