Lawan Mafia Minyak Goreng, Masyarakat Diminta Beralih ke Minyak Kelapa

Erick Tanjung, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 Maret 2022 | 17:45 WIB
Lawan Mafia Minyak Goreng, Masyarakat Diminta Beralih ke Minyak Kelapa
Ilustrasi--Minyak goreng curah makin langka di pasaran. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Suara.com - Minyak goreng curah di pasaran masih langka usai pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi atau HET. Diduga ada mafia yang bermain sehingga keberadaan minyak goreng di pasaran semakin langka.

Ketua DPP Persatuan Aktivis dan Warga (Pandawa) Nusantara, Hendi Saryanto menilai, masyarakat tak perlu gentar hadapi mafia minyak goreng. Menurutnya, masyarakat harus memiliki cara kreatif agar mafia minyak goreng tak berkutik.

"Kondisi saat ini untuk mengatasi mafia itu kita harus bangun kemandirian produktifitas masyarakat. Sebelum kepala sawit datang, nenek moyang kita sudah bikin minyak kelapa," kata Hendi dalam diskusi yang digelar Jakarta Journalist Center (JJC) bertajuk Kupas Tuntas Amannya Minyak Goreng untuk Rakyat, Kamis (24/3/22).

Dengan berlimpahnya sumber daya alam di Indonesia, kata Hendi, masyarakat tak perlu khawatir dengan adanya mafia minyak goreng. Apalagi jika masyarakat mau memproduksi minyak kelapa sendiri, yang mana lebih sehat dibanding minyak sawit.

"Bagaimana mungkin di Indonesia ayam bertelur di lumbung padi bisa mati kelaparan. Ini tidak pernah terjadi. Minyak goreng bukan bahan pangan, langkanya minyak goreng ini bukan suatu kesulitan tapi tantangan yang dapat dijadikan peluang," ujarnya.

Minyak kelapa, sambung Hendi, menurut berbagai penelitian juga lebih sehat dibandingkan minyak sawit. Dengan memanfaatkan kelapa sebagai bahan baku minyak goreng, secara tidak langsung juga berdampak pada kemakmuran petani.

"Kenapa kelapa? Karena stok kelapa di seluruh tumpah darah Indonesia ini melimpah. Kita bikin petani kelapa untung, karena selama ini harga kelapa terlalu rendah," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hendi, keterlibatan milenial juga dapat berperan penting dalam melawan mafia minyak goreng. Karena milenial memiliki cara yang kreatif dalam menghadapi setiap masalah.

"Salah satu cara mengejek mafia minyak goreng, kita suruh milenial videokan saja dengan angle yang menarik. Di video, mereka dapat mengatakan 'Nih emak gue bisa bikin minyak goreng sendiri', semacam itu," ucapnya.

baca juga

Di sisi lain, Dosen Fakultas Teknik Uhamka ini juga menyebutkan, Kementerian Perdagangan harus berbenah dalam menghadapi persoalan minyak goreng ini. Jangan sampai kebutuhan di dalam negeri belum terpenuhi, tapi justru mengekspor minyak ke luar negeri.

"Saya akui dia pintar mencari buyer, tapi ketika supply minyak goreng dalam negeri terkendala, kenapa ada yang lolos ke luar negeri? Ibaratnya, jangan nasi yang buat makan keluarga kau jual juga mentang-mentang ada yang beli," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggap Tak Adil, Emak-emak Mengamuk Saat Pendistribusian Minyak Goreng Curah di Malang

Anggap Tak Adil, Emak-emak Mengamuk Saat Pendistribusian Minyak Goreng Curah di Malang

Malang | Kamis, 24 Maret 2022 | 17:27 WIB

Pengamat: Pemerintah Gagal Keluarkan Kebijakan Ideal untuk Minyak Goreng

Pengamat: Pemerintah Gagal Keluarkan Kebijakan Ideal untuk Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:55 WIB

Antrean Minyak Goreng Curah di Kota Jogja, Dibatasi Hanya Dapat 5 Liter

Antrean Minyak Goreng Curah di Kota Jogja, Dibatasi Hanya Dapat 5 Liter

Jogja | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:54 WIB

Terkini

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

×