Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
  • Bank Indonesia memprakirakan Indeks Penjualan Riil pada April 2026 mencapai 231,0 yang didorong oleh pertumbuhan sektor barang tertentu.
  • Penjualan eceran bulanan diprediksi terkontraksi 10,0 persen akibat normalisasi permintaan masyarakat setelah periode Hari Raya Idulfitri 1447 H.
  • Bank Indonesia memproyeksikan adanya peningkatan tekanan inflasi pada Juni dan September 2026 akibat potensi kenaikan harga bahan baku mendatang.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada April 2026 akan tetap terjaga dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 231,0.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengungkapkan bahwa stabilitas ini didorong oleh pertumbuhan tahunan yang positif pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Subkelompok Sandang di tengah dinamika ekonomi domestik.

Meski secara tahunan tetap kokoh, Ramdan Denny menjelaskan bahwa secara bulanan, penjualan eceran pada April 2026 diprakirakan mengalami penurunan sebesar negatif 10,0 persen (month-to-month/mtm). 

Kontraksi ini merupakan dampak dari normalisasi permintaan masyarakat yang kembali stabil setelah melewati periode puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

"Kinerja penjualan eceran yang terjaga ini mencerminkan daya beli masyarakat yang masih solid di beberapa sektor prioritas, meskipun terdapat pola musiman pasca-hari raya," ujar Ramdan Denny dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).

Sebagai perbandingan, pada Maret 2026, IPR tercatat berada di level 256,7.

Ilustrasi suku cadang mobil (Shutterstock).
Ilustrasi suku cadang mobil (Shutterstock).

Kinerja bulan tersebut terutama disokong oleh pertumbuhan penjualan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Barang Budaya dan Rekreasi, serta sektor Makanan, Minuman, dan Tembakau secara tahunan.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2026 sempat melonjak sebesar 10,3 persen (mtm), angka yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 4,1 persen (mtm).

Kenaikan signifikan tersebut sejalan dengan lonjakan permintaan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran yang mencakup hampir seluruh kelompok barang.

Namun, Bank Indonesia memberikan catatan khusus terkait perkembangan harga di masa mendatang. 

Tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan ke depan, yaitu Juni dan September 2026, diprakirakan akan mengalami peningkatan. 

Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni dan September 2026 yang masing-masing tercatat sebesar 175,6 dan 163,2.

Prakiraan angka tersebut lebih tinggi dibandingkan IEH Mei dan Agustus 2026 yang tercatat masing-masing sebesar 157,4 dan 157,2. 

Ramdan Denny menekankan bahwa potensi peningkatan tekanan inflasi ini dipicu oleh adanya proyeksi kenaikan harga bahan baku yang berisiko memengaruhi harga jual di tingkat pedagang eceran ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Terkini

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB