Usai Pandemi, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Ancaman Kenaikan Harga Komoditas

M Nurhadi

Rabu, 06 April 2022 | 07:32 WIB
Usai Pandemi, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Ancaman Kenaikan Harga Komoditas
Menkeu, Sri Mulyani. (Dok: BRI)

Suara.com - Pandemi COVID-19 bisa dianggap bisa dilalui Indonesia dengan cukup baik, dibuktikan dengan perkembangan ekonomi yang kian membaik dengan cepat.

Namun, ancaman baru kini membayangi Indonesia pasca lepas dari pandemi panjang tersebut, hal itu adalah ancaman kenaikan harga berbagai komoditas.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebut bahwa Kemenketerian Keuangan sudah bersiap dengan APBN guna menangani kenaikan harga komoditas secara luar biasa akibat ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina.

"Kenaikan ini telah memberikan, dari satu sisi, di sisi APBN, penerimaan negara yang akan naik dari sisi komoditas tersebut, entah itu dari minyak, gas, batu bara, nikel, dan CPO, di mana itu memberikan daya tambah dari sisi penerimaan negara," ujar Sri Mulyani dalam keterangannya usai rapat Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Selasa (5/4/2022). 

Sementara, saat ini meski belum dirasakan secara langsung, masyarakat diperkirakan akan mendapatkan dampak yang cukup signifikan dalam waktu dekat sehingga menurut Sri Mulyani perlu ada langkah strategis melindungi warga.

"Kalau dulu tantangan masyarakat adalah pandemi, sekarang tantangan dan ancaman bagi masyarakat adalah kenaikan harga barang-barang tersebut," ucap Sri Mulyani.

Pemerintah ia akui sudah menyiapkan APBN dengan enaikan penerimaan yang dialokasikan secara tepat. Presiden juga sudah meminta pengawasan harga pangan, dan harga-harga energi, serta pilihan-pilihan kebijakan yang bisa diambil.

"Ini untuk bisa, di satu sisi, menjaga daya beli masyarakat, menjaga momentum ekonomi, tapi juga menjaga APBN, ini tiga hal yang sangat penting untuk terus dilakukan. Presiden juga meminta supaya para menteri yang melakukan program-program pemulihan ekonomi, kita masih ada Rp455 triliun untuk program pemulihan ekonomi dalam rangka PCPEN," kata Sri.

Anggaran tersebut nantinya akan fokus pada program-program labor intensive atau yang berfokus pada ketahanan dan penciptaan kesempatan kerja, terutama untuk Kementerian PUPR dan kementerian-kementerian lain.

baca juga

"Tadi juga disampaikan untuk mulai terus ditingkatkan langkah-langkah koordinasi untuk bidang ketahanan pangan, seperti pembukaan lahan, irigasi, ketersediaan pupuk dan bibit untuk barang-barang yang bisa tumbuh di Indonesia. Semua negara di dunia sekarang sedang menghadapi situasi yang tidak mudah, oleh karena itu ketahanan pangan dan energi menjadi salah satu hal yang harus ditingkatkan," kata dia.

Selain itu, Presiden juga memberi arahan terkait pangan, seperti siklus padi, jagung, kedelai tidak lebih dari 3 bulan, sehingga seharusnya bisa direspon secara lebih cepat oleh kementerian terkait bersama pemda.

"Dari sisi APBN, kita akan dukung dari langkah-langkah mengamankan masyarakat kita, terutama tadi yang merasakan ancaman akibat dampak global yang memang dirasakan seluruh dunia. Di sisi lain, adalah menggunakan APBN secara tepat sehingga betul-betul bisa menjaga keselamatan rakyat, ekonomi, dan kesehatan APBN," tutup Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 5 April: Positif 568, Sembuh 571, Meninggal 5

Update COVID-19 Jakarta 5 April: Positif 568, Sembuh 571, Meninggal 5

Jakarta | Rabu, 06 April 2022 | 01:04 WIB

Orang Tua di Kota Banjar Bingung Lantaran Anaknya Terdata Sudah Vaksinasi Covid-19 Padahal Belum Disuntik

Orang Tua di Kota Banjar Bingung Lantaran Anaknya Terdata Sudah Vaksinasi Covid-19 Padahal Belum Disuntik

Jabar | Rabu, 06 April 2022 | 04:00 WIB

Thailand Temukan Varian Omicron XE, Satgas COVID-19 Sikapi dengan Prinsip Kehati-hatian

Thailand Temukan Varian Omicron XE, Satgas COVID-19 Sikapi dengan Prinsip Kehati-hatian

Health | Selasa, 05 April 2022 | 22:33 WIB

Kepala BPOM Tidak Setuju Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Dibuang, Apa Alasannya?

Kepala BPOM Tidak Setuju Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Dibuang, Apa Alasannya?

Health | Selasa, 05 April 2022 | 21:12 WIB

Kasus Meninggal Ada 2 Orang di Kaltim, Terkonfirmasi Ada 36 Orang

Kasus Meninggal Ada 2 Orang di Kaltim, Terkonfirmasi Ada 36 Orang

Kaltim | Selasa, 05 April 2022 | 20:45 WIB

Ramadan, Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Tetap Digencarkan, Catat Hari dan Jamnya!

Ramadan, Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Tetap Digencarkan, Catat Hari dan Jamnya!

Kaltim | Selasa, 05 April 2022 | 20:35 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×