IEA Lepas 120 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen Lebih

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 April 2022 | 07:53 WIB
IEA Lepas 120 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen Lebih
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok 5 persen pada perdagangan hari Rabu, setelah negara-negara konsumen besar mengatakan akan melepaskan minyak dari cadangan untuk melawan pengetatan pasokan.

Kondisi tersebut membuat aksi jual besar-besaran hingga penutupan, meninggalkan Brent dan West Texas Intermediate pada level penutupan terendah sejak 16 Maret 2022.

Mengutip CNBC, Kamis (7/4/2022) mnyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD5,57, atau 5,2 persen menjadi USD101,07 per barel.

Sementara WTI, patokan Amerika Serikat, menyusut USD5,73, atau 5,6 persen menjadi USD96,23 per barel.

Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) akan melepaskan 120 juta barel dari cadangan strategis untuk mencoba menahan kenaikan harga.

Pelepasan tersebut akan mencakup 60 juta dari Amerika Serikat menurut narasumber yang mengetahui masalah tersebut.

Komitmen itu merupakan bagian dari pengumuman Amerika sebelumnya tentang pelepasan cadangan 180 juta barel.

Itu adalah kedua kalinya IEA melepas cadangan tahun ini dan secara efektif meningkatkan pasokan di seluruh dunia sekitar 2 juta barel per hari selama setidaknya dua bulan ke depan.

Kelompok itu secara kolektif memiliki sekitar 1,5 miliar barel cadangan strategis.

baca juga

Pasar minyak mentah mengalami volatilitas selama berminggu-minggu, dengan harga melonjak karena kekhawatiran pasokan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi berikutnya terhadap Moskow oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Akhir-akhir ini pasar mengalami kemunduran menyusul pelepasan cadangan bersama dengan kekhawatiran perlambatan permintaan di China, di mana pandemi yang bangkit kembali mendorong penguncian di sejumlah kota termasuk Shanghai.

Pabrik penyulingan China akhir-akhir ini menghindari kontrak baru dengan Rusia, menunjukkan bahwa Beijing lebih berhati-hati untuk tidak secara terang-terangan mendukung Moskow.

Sementara risalah Federal Reserve, merinci bahwa bank sentral AS itu berencana menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan terbarunya, tetapi memilih kenaikan yang lebih kecil karena perang di Ukraina.

Risalah itu menunjukkan pendekatan  hawkish  bagi The Fed ketika mencoba untuk mengekang inflasi, yang mendorong dolar AS.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melemah Usai Dolar AS Menguat Selama 4 Hari

Harga Minyak Dunia Melemah Usai Dolar AS Menguat Selama 4 Hari

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 08:13 WIB

Roy Suryo Ngegas Sebut Harga Minyak Dunia Turun Tapi di Indonesia Naik: Ambyar!

Roy Suryo Ngegas Sebut Harga Minyak Dunia Turun Tapi di Indonesia Naik: Ambyar!

News | Selasa, 05 April 2022 | 11:38 WIB

Rusia Bakal Dapat Sanksi Lebih, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Rusia Bakal Dapat Sanksi Lebih, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 08:01 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×