Harga Minyak Dunia Melemah Usai Dolar AS Menguat Selama 4 Hari

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 April 2022 | 08:13 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah Usai Dolar AS Menguat Selama 4 Hari
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia berakhir melemah dalam sesi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan Selasa, tertekan penguatan dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran bahwa kasus virus korona baru dapat memperlambat permintaan.

Tetapi kejatuhan harga minyak dibatasi oleh kekhawatiran pasokan karena sanksi terhadap Rusia atas dugaan kejahatan perang.

Mengutip CNBC, Rabu (6/4/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 89 sen, atau 0,8 persen menjadi USD106,64 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), anjlok USD1,32, atau 1,3 persen menjadi menetap di posisi USD101,96 per barel.

Pada awal sesi, harga melambung lebih dari USD2 per barel setelah Menteri Perindustrian Jepang mengatakan Badan Energi Internasional (IEA) masih mendiskusikan pelepasan cadangan minyak terkoordinasi yang menurut banyak trader adalah kesepakatan yang sudah selesai.

Setelah itu, harga diperdagangkan di kedua sisi tidak berubah hampir sepanjang hari.

Kekhawatiran permintaan meningkat setelah otoritas di importir minyak utama, China, memperpanjang penguncian di Shanghai untuk mencakup semua warganya yang berjumlah 26 juta orang di pusat keuangan itu.

"Pelemahan dolar di awal sesi secara bertahap memberi jalan pada kekuatan dalam memberikan dorongan tambahan di balik ayunan harga minyak hari ini kembali ke sisi negatifnya," ujar Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Harga minyak bisa mendapatkan dukungan setelah setelmen jika perkiraan analis benar dan persediaan minyak mentah AS turun sekitar 2,1 juta barel pekan lalu.

baca juga

American Petroleum Institute (API), kelompok industri, akan mengeluarkan laporan inventarisnya Selasa petang waktu setempat.

Sehari berselang, Badan Informasi Energi (EIA) AS akan mengeluarkan laporan resminya.

Dolar menguat empat hari berturut-turut ke level tertinggi sejak Mei 2020 terhadap sekeranjang mata uang lainnya. Dolar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sebelumnya Amerika Serikat dan Uni Eropa (UE) mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia atas pembunuhan warga sipil di Ukraina, termasuk larangan impor batu bara oleh Uni Eropa.

Guna menenangkan harga minyak, negara-negara sekutu Amerika pekan lalu menyetujui pelepasan minyak terkoordinasi dari cadangan strategis untuk kedua kalinya dalam sebulan.

Direktur Mizuho, Robert Yawger, mengatakan rencana AS untuk melepaskan 180 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategisnya mempersempit perbedaan antara minyak mentah berjangka saat ini dan yang akan datang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Suryo Ngegas Sebut Harga Minyak Dunia Turun Tapi di Indonesia Naik: Ambyar!

Roy Suryo Ngegas Sebut Harga Minyak Dunia Turun Tapi di Indonesia Naik: Ambyar!

News | Selasa, 05 April 2022 | 11:38 WIB

Rusia Bakal Dapat Sanksi Lebih, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Rusia Bakal Dapat Sanksi Lebih, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 08:01 WIB

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Ajak Masyarakat Lakukan Ini

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Ajak Masyarakat Lakukan Ini

Bekaci | Senin, 04 April 2022 | 19:51 WIB

Terkini

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Bekaci | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:56 WIB

×