Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Dolar AS Perkasa, Federal Reserve Semangat Suku Bunga Naik Hadapi Inflasi

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 08 April 2022 | 09:48 WIB
Dolar AS Perkasa, Federal Reserve Semangat Suku Bunga Naik Hadapi Inflasi
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Jumat (5/11/2021). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]

Suara.com - Dolar AS kembali perkasa dan melanjutkan kenaikannya di sesi Asia pada Jumat (8/4/2022), mencapai puncak baru hampir dua tahun terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan tertinggi satu bulan terhadap euro, didukung oleh prospek laju kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Indeks dolar naik setinggi 99,904 di awal perdagangan Asia, level terbaiknya sejak Mei 2020. Indeks naik 1,2 persen minggu ini, yang akan menjadi kenaikan terbesar dalam satu bulan.

Hal ini didukung oleh pernyataan hawkish dari beberapa pembuat kebijakan Federal Reserve yang menyerukan laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat untuk mengekang inflasi yang tinggi.

Rilis risalah pertemuan Fed Maret minggu ini menunjukkan "banyak" peserta siap untuk menaikkan suku bunga dengan kenaikan 50 basis poin dalam beberapa bulan mendatang.

"Kenaikan baru-baru ini dalam indeks dolar tampaknya cukup berkelanjutan selama sisa bulan ini karena pasar menetapkan gagasan Federal Reserve yang jauh lebih agresif di kuartal kedua," kata kepala analisis valas di MonFX, Simon Harvey.

"Namun, kami percaya kenaikan lebih lanjut dalam dolar tidak mungkin tanpa kalibrasi ulang suku bunga Fed di pasar. Ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan terbatas dalam perkiraan Fed saat ini berdasarkan fundamental saat ini," ujarnya lagi.

Sementara, dari reli dolar, euro turun ke level terendah baru satu bulan di 1,0856 dolar pada awal perdagangan Jumat, dirugikan oleh sanksi baru Barat terhadap Rusia, dengan Uni Eropa bergerak menuju larangan batu bara Rusia yang akan mulai berlaku dari Agustus.

"Bank Sentral Eropa (ECB) terus bergelut dengan inflasi sementara anggota ECB nampaknya condong hawkish terhadap guncangan inflasi baru-baru ini, memberikan euro/dolar sedikit dukungan di sekitar level 1,09, tekanan berkelanjutan dari harga-harga energi Eropa dan seruan untuk sanksi lebih lanjut pada ekspor energi Rusia ke zona euro menunjukkan kemungkinan penurunan lebih lanjut dalam euro/dolar," kata Harvey.

Pemilihan di Perancis juga berdampak pada euro akibat kandidat sayap kanan Marine Le Pen menang dalam jajak pendapat yang mengancam harapan terpilihnya kembali dari petahana Emmanuel Macron. Jajak pendapat masih menunjukkan Macron unggul.

Dolar memperpanjang kenaikannya terhadap yen Jepang, naik hingga 124,23, tertinggi dalam lebih dari seminggu dan menguji level tertinggi tujuh tahun bulan lalu di 125,1.

Yen telah stabil bulan ini setelah jatuh pada Maret, tetapi tetap di bawah tekanan karena AS menaikkan suku bunga dan bank sentral Jepang melakukan intervensi di pasar obligasi untuk mempertahankan suku bunga rendah.

Harga minyak dan komoditas lainnya yang sedikit lebih rendah membuat mata uang komoditas seperti dolar Australia dan Kanada melemah setelah menguat kuat dalam beberapa pekan terakhir.

Sterling berada di ujung bawah kisaran baru-baru ini di 1,30695 dolar.

Di pasar mata uang kripto, bitcoin diperdagangkan sekitar 43.300 dolar AS tak jauh dari level terendah dua minggu semalam di 42.742 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi dan Krisis Ukraina Makin Mengkhawatirkan, Harga Emas Terkerek Naik

Inflasi dan Krisis Ukraina Makin Mengkhawatirkan, Harga Emas Terkerek Naik

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 08:04 WIB

Ekonom Senior Faisal Basri Pastikan Jika Inflasi Tinggi, Maka Orang Miskin akan Bertambah

Ekonom Senior Faisal Basri Pastikan Jika Inflasi Tinggi, Maka Orang Miskin akan Bertambah

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 18:59 WIB

Inflasi Rendah di Era Jokowi Hanya Semu Belaka

Inflasi Rendah di Era Jokowi Hanya Semu Belaka

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 16:56 WIB

Inflasi April Bakal Melesat Seiring Naiknya BBM Jenis Pertamax, Sembako Hingga Tarif Pajak

Inflasi April Bakal Melesat Seiring Naiknya BBM Jenis Pertamax, Sembako Hingga Tarif Pajak

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 15:24 WIB

Harga-harga Melonjak, ADB Ingatkan Indonesia Kenaikan Inflasi Tahun Ini

Harga-harga Melonjak, ADB Ingatkan Indonesia Kenaikan Inflasi Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 09:57 WIB

Sultan Abis! Bukan Bunga Biasa, Viral Pengantin Lempar Buket Uang 200 Dolar ke Tamu Pernikahan

Sultan Abis! Bukan Bunga Biasa, Viral Pengantin Lempar Buket Uang 200 Dolar ke Tamu Pernikahan

News | Selasa, 05 April 2022 | 13:52 WIB

Terkini

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:18 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:31 WIB

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:18 WIB

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB