9 Naga Ekonomi Indonesia: Identitas, Sejarah dan Gurita Bisnis Mereka

M Nurhadi

Jum'at, 08 April 2022 | 13:46 WIB
9 Naga Ekonomi Indonesia: Identitas, Sejarah dan Gurita Bisnis Mereka
Ketua Apindo Sofjan Wanandi (kanan). (Antara/Prasetyo Utomo)

Suara.com - Istilah 9 naga ekonomi Indonesia kerap terdengar di kancah perdagangan Indonesia. Istilah ini disematkan kepada orang-orang yang paling berpengaruh di perekonomian Indonesia. Sembilan orang yang dimaksud adalah konglomerat yang menguasai perusahaan-perusahaan besar. 

Berikut profil 9 naga ekonomi Indonesia, seperti dilansir dari berbagai sumber. 

1. Robert Budi Hartono 

Robert Budi Hartono adalah bos PT. Djarum, perusahaan rokok terbesar di Indonesia sekaligus lembaga pembina atlet bulu tangkis nasional. Selain itu, Robert Budi Hartono memiliki perusahaan elektronik, Polytron, usaha real estate, saham di startup game Razer, serta investasi di Bank Central Asia. Tidak cuma menjadi bagian dari 9 naga ekonomi Indonesia, Robert berada di urutan ke-86 orang terkaya di dunia versi majalah ekonomi, Forbes. 

2. Rusdi Kirana

Juri HWPA 2019
Juri HWPA 2019

Taipan satu ini adalah pendidi Lion Air Group, sebuah perusahaan layanan transportasi. Lion Air membawahi perusahaan Lion Air, Wings Air, Batik Air, Malindo Air, serta Thai Lion Air. Perusahaan ini beroperasi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand dengan total lebih dari 120 destinasi penerbangan. 

3. Sofjan Wanandi

Berikutnya merupakan pendiri dari Santini Group yaitu Sofjan Wanandi. Sebelum menjadi Santini Group, perusahaan yang didirikan oleh Sofjan Wanandi tersebut bernama Gemala Group. Gemala Group merupakan gabungan dari bisnis otomotif keluarganya, yang kemudian merambah ke bidang farmasi dan kimia. Pada 1988, grup perusahaan berhasil melebarkan sayapnya hingga ke empat benua dan berkembang ke bidang properti pula.

Santini Group berdiri pada 1994 dan saat ini telah dipimpin oleh anak-anak dari Sofjan Wanandi. Saat ini Santini Group telah berkembang di industri perangkat otomotif, infrastuktur, sumber daya alam, pengembangan properti, hingga jasa pelayanan. Santini Group membeli saham dari klub sepak bola Inggris Tranmere Rovers..

baca juga

4. Edward Soeryadjaya

Edward Soeryadjaya merupakan anak sulung dari William Soeryadjaya, pendiri PT Astra International. Edward Soeryadjaya pernah mendirikan Bank Summa pada 1990 serta menjabat direktur di Ortus Group yang bergerak di bidang medikal, telematika, medical device servicing, dan finansial. 

5. Jacob Soetoyo

Jacob Soetoyo, presiden direktur PT Gesit Sarana Perkasa ini merupakan sosok berikutnya yang masuk ke dalam sembilan naga Indonesia. PT Gesit Sarana Perkasa merupakan perusahaan properti yang terlibat dalam pembangunan hotel JS Luwansa. 

6. James Riady

James Riady merupakan anak sulung dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group. Saat ini, sosoknya tengah meneruskan usaha sang ayah. Lippo Group berhasil menjadi salah satu konglomerat terbesar di Asia, yang berinvestasi di bidang real estat, ritel, perhotelan dan rekreasi, kesehatan, pendidikan, media dan berita, telekomunikasi, teknologi digital, serta layanan keuangan.

7. Tommy Winata

Tommy Winata masuk dalam jajaran 9 naga ekonomi Indonesia setelah mendirikan Arta Graha Group pada 1990. Unit usahanya berada di bidang properti, keuangan, agroindustri, dan perhotelan yang menjadi sektor utama mereka. Selain itu, mereka juga bergerak di bidang pertambangan, media, hiburan, ritel, IT dan Telekomunikasi, serta lainnya.

8. Anthony Salim

Anak dari Sudono Salim sang pendiri Salim Grup ini berhasil membangkitkan kembali perusahaan keluarga yang sempat terpuruk. Salim Grup memproduksi makanan keluaran Indofood serta beberapa perusahaan lain seperti Super Indo, Elshinta, Indomaret, dan Supermal Karawaci.

9. Dato Sri Tahir 

Bos Mayapada Group, Dato Sri Tahir di kompleks kantor Bank Indonesia Jakarta, Senin (15/10/018). (Achmad Fauzi)
Bos Mayapada Group, Dato Sri Tahir di kompleks kantor Bank Indonesia Jakarta, Senin (15/10/018). (Achmad Fauzi)

Selain anak sulung dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group, menantunya ini juga merupakan sosok yang keberadaannya mampu mempengaruhi perekonomian Indonesia. Dato Sri Tahir merupakan pendiri dari Mayapada Group. Salah satu anak perusahaan yang berada di bawah naungan Mayapada Group yaitu Bank Mayapada. Pada 2020, Dato Sri Tahir berhasil masuk ke dalam sepuluh orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan sebesar 3,3 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp47 triliun rupiah.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Sepatu Jebol yang Dilakban, Kisah Armand Hartono Real Crazy Rich yang Hidup Sederhana

Pakai Sepatu Jebol yang Dilakban, Kisah Armand Hartono Real Crazy Rich yang Hidup Sederhana

Sumbar | Kamis, 07 April 2022 | 21:07 WIB

Kisah Armand Hartono, Putra Mahkota BCA yang Lakban Sepatu Jebol dan Tak Gengsi Makan di Kantin Karyawan

Kisah Armand Hartono, Putra Mahkota BCA yang Lakban Sepatu Jebol dan Tak Gengsi Makan di Kantin Karyawan

Lifestyle | Jum'at, 08 April 2022 | 09:05 WIB

Disebut Kota Intoleran, Wakil Wali Kota Depok Buka Suara

Disebut Kota Intoleran, Wakil Wali Kota Depok Buka Suara

Bogor | Rabu, 06 April 2022 | 18:50 WIB

Punya Harta Rp 63 Triliun, Konglomerat Dato Sri Tahir Beri Jawaban Mengjutkan Ditanya Makan Mie Dicampur Nasi

Punya Harta Rp 63 Triliun, Konglomerat Dato Sri Tahir Beri Jawaban Mengjutkan Ditanya Makan Mie Dicampur Nasi

Surakarta | Minggu, 27 Maret 2022 | 16:51 WIB

Dato Sri Tahir Lipat-Lipat Odol meski Konglomerat, Publik Soroti Pertanyaan Token Listrik

Dato Sri Tahir Lipat-Lipat Odol meski Konglomerat, Publik Soroti Pertanyaan Token Listrik

Jogja | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:48 WIB

Bukan 'Crazy Rich' Abal-abal, Ini 5 Konglomerat Terkaya di Indonesia

Bukan 'Crazy Rich' Abal-abal, Ini 5 Konglomerat Terkaya di Indonesia

Lifestyle | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

×