Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pelemahan Dolar AS Serta Kenaikan Inflasi Bikin Harga Emas Dunia Bangkit Lagi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 07:59 WIB
Pelemahan Dolar AS Serta Kenaikan Inflasi Bikin Harga Emas Dunia Bangkit Lagi
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia bangkit lagi pada Rabu dari sesi sebelumnya yang bergerak melemah, karena didorong pelemahan dolar serta kekhawatiran atas inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat akibat perang di Ukraina, sementara potensi kenaikan suku bunga Amerika membatasi penguatan.

Mengutip CNBC, Kamis (21/4/2022) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.952,09 per ounce, pulih dari level terendah hampir dua minggu yang disentuh sebelumnya.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,2 persem menjadi USD1.955,60 per ounce.

"Kita semakin dekat dengan peluang beli pada emas. Kita mendapati sedikit aksi jual korektif yang bagus dan ada peluang di sini untuk bergerak lebih tinggi," kata Daniel Pavilonis, analis RJO Futures.

Selasa, emas jatuh sebanyaknya 1,8 persen karena komentar  hawkish dari pejabat The Fed mendorong dolar dan imbal hasil US Treasury 10-tahun ke level tertinggi multi-tahun.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga AS meningkatkan  opportunity cost  memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, Rabu, memperkirakan inflasi akan mulai turun dan berada dalam target 2 persen Fed dalam lima tahun.

Pasar memperkirakan suku bunga acuan naik menjadi 1,32 persen pada Juni, dan menjadi 2,80 persen pada Februari, dari 0,33 persen saat ini.

"Harga emas berkinerja relatif baik, melonjak sekitar 7 persen tahun ini, meski imbal hasil riil meningkat dan dolar menguat," tutur analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Sementara itu harga logam mulia lainnya perak ditutup turun 0,1 persen menjadi USD25,13 per ounce, platinum melemah 0,6 persen menjadi USD984,67.

Sedangkan paladium melanjutkan reli dan naik menjadi USD2.476,05, setelah melambung sebanyaknya 4,8 persen di sesi tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 Jadi Rp 995.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 Jadi Rp 995.000/Gram

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 09:08 WIB

Kilau Emas Dunia Pudar Tertekan Dolar dan Obligasi AS yang Menguat Signifikan

Kilau Emas Dunia Pudar Tertekan Dolar dan Obligasi AS yang Menguat Signifikan

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 07:58 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 1.007.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 1.007.000/Gram

Bisnis | Selasa, 19 April 2022 | 08:58 WIB

Terkini

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB