Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Mentan Apresiasi Peternakan Sapi di Banten yang Mampu Jaga Ternak dari PMK

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 21 Mei 2022 | 09:37 WIB
Mentan Apresiasi Peternakan Sapi di Banten yang Mampu Jaga Ternak dari PMK
Mentan, Syahrul Yasin Limpo meninjau peternakan sapi Rumah Qur'an Lubawi, Tangerang Selatan, Kamis(19/5/2022). (Dok: Kementan)

Suara.com - Untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) khususnya dalam menyambut kebutuhan qurban Idul Adha, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau peternakan sapi di Provinsi Banten. 

"Kita bersyukur kepada Allah, dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di Banten, menggembirakan saya. Saya sangat mengapresiasi dan kita harus terus menjaga kondisi ini," ujarnya, usai meninjau peternakan sapi Rumah Qur'an Lubawi, Tangerang Selatan, Kamis(19/5/2022).

Mentan minta agar pemerintah Provinsi Banten tetap siaga terhadap wabah PMK, yang saat ini terkonfirmasi di beberapa daerah. Penularan PMK dinilai sangat cepat, karena dapat menyebar melalui udara, sehingga agenda darurat baik di kecamatan, kabupaten maupun provinsi harus terus diperketat.

"Walaupun ini semua aman, tidak berarti mengendorkan agenda darurat kita, karena agenda darurat harus disikapi 14 hari. Oleh karena itu, pertahankan kondisi aman ini"kata Mentan.

SYL mengatakan, posko darurat PMK harus tetap disiapkan, lalu lintas ternak harus terus dijaga sehingga wabah PMK tetap bisa diantisipasi untuk masuk dari daerah lain.

"Komunikasi di kabupaten, provinsi hingga pusat harus terus dilakukan karena nanti semua disini harus divaksin untuk menaikkan imunitasnya,"kata Syahrul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Provinsi Banten, Agus Tauchid mengkonfirmasi, per 19 Mei 2022, Provinsi Banten dari 8 kabupaten kota tidak memiliki kasus gejala positif wabah PMK.

"Sebelumnya memang kondisi terakhir 2 ekor sapi suspect terkonfirmasi hasil PCR positif, namun saat ini setelah dirawat data sudah menunjukkan perkembangan positif sapi dinyatakan sembuh,"ucap Agus.

Agus menerangkan, sebelumnya, sapi yang dinyatakan positif merupakan sapi yang didatangkan dari daerah Jawa. Saat mendapat laporan wabah PMK, pemerintah langsung melakukan mengobatan serta melakukan tes PCR untuk sapi lainnya sehingga antisipasi bisa segera dilakukan.

"Kami juga pastikan, Pak Menteri Insyahallah untuk kondisi Idul Adha kebutuhan ternak sapi sudah dipersiapkan dengan baik dan sapi dinyatakan sehat," tutup Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Kenali Ciri-Ciri Hewan Ternak Terjangkit PMK

Tips Kenali Ciri-Ciri Hewan Ternak Terjangkit PMK

Jakarta | Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:05 WIB

Dispertan Semarang Sebut 4 Sapi Terjangkit PMK Telah Diisolasi, Begini Kondisinya

Dispertan Semarang Sebut 4 Sapi Terjangkit PMK Telah Diisolasi, Begini Kondisinya

Jawa Tengah | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:54 WIB

Program Embung dari Kementan Jadi Solusi untuk Memenuhi Kebutuhan Pertanian

Program Embung dari Kementan Jadi Solusi untuk Memenuhi Kebutuhan Pertanian

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:47 WIB

47 Ekor Sapi di Lampung Terjangkit PMK, Tulang Bawang Barat Paling Banyak

47 Ekor Sapi di Lampung Terjangkit PMK, Tulang Bawang Barat Paling Banyak

Lampung | Kamis, 19 Mei 2022 | 19:42 WIB

Sapi Terinfeksi PMK di Aceh Tamiang Capai 4.000 Ekor

Sapi Terinfeksi PMK di Aceh Tamiang Capai 4.000 Ekor

Sumut | Kamis, 19 Mei 2022 | 15:41 WIB

Belum Terdeteksi, Meranti Tetap Waspada Infeksi PMK Hewan Ternak

Belum Terdeteksi, Meranti Tetap Waspada Infeksi PMK Hewan Ternak

Riau | Kamis, 19 Mei 2022 | 16:10 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB