Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot (kiri) ketika menyapa salah satu pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian daya di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah (Dok: PLN)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) meninjau langsung operasional infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk infrastruktur pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang mendukung mobilitas masyarakat selama perjalanan mudik agar tetap aman dan nyaman.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat melakukan pengecekan langsung ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026) menyampaikan bahwa pasokan listrik secara nasional berada dalam kondisi aman, dengan cadangan daya yang masih memadai untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi listrik.

"Dalam rangka siaga kelistrikan Idulfitri 2026, dari sisi ketersediaan daya mampu nasional (sekitar) 52 gigawatt, dan beban puncak sekitar 35 GW, sementara cadangan itu kita masih memiliki sekitar 17 gigawatt atau kondisinya aman," ujar Yuliot.

Yuliot menambahkan bahwa selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga terus memperkuat dukungan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik melalui perluasan jaringan SPKLU serta peningkatan teknologi pengisian daya yang lebih cepat sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

Secara terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Persiapan telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari, baik dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi. Atas arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM, PLN siap menjaga pasokan listrik termasuk infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetap andal dan prima bagi masyarakat,” tutur Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan, jumlah kendaraan listrik yang digunakan masyarakat untuk mudik Idulfitri tahun ini diproyeksikan mencapai lebih dari 23 ribu unit, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu.

"Seiring dengan meningkatnya adopsi EV di Indonesia, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian dayanya. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir akan kehabisan daya selama perjalanan, terutama pada momen mudik seperti ini," ujar Adi.

Guna mengantisipasi antrean panjang charging, PLN bersama para mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer.

baca juga

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, saat ini telah tersedia 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik baik di jalur tol maupun non-tol. Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, PLN juga menyediakan 15 unit SPKLU Mobile yang _standby_ di titik-titik _exit_ tol strategis, untuk melayani kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.

"Selain kesiapan secara infrastruktur, untuk mendukung periode mudik ini kami juga telah menyiagakan lebih dari 5.000 personel yang bertugas memastikan SPKLU berfungsi optimal dan layanan kendaraan listrik berjalan lancar," lanjut Adi.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga mengoptimalkan teknologi pengisian daya di sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi. Teknologi yang sebelumnya menggunakan Standard Charging kini ditingkatkan menjadi Fast Charging hingga Ultra Fast Charging agar proses pengisian daya menjadi lebih cepat.

PLN juga telah menghadirkan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik. Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat di sepanjang rute perjalanan, serta fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean pengisian daya secara real time dengan mekanisme walk-in.

Selain itu, PLN juga meningkatkan kemudahan transaksi melalui layanan pembayaran EV-TAP. Saat ini, terdapat 20 unit SPKLU di berbagai rest area sepanjang jalur mudik Trans Jawa yang telah dilengkapi sistem pembayaran menggunakan kartu elektronik sehingga proses pengisian daya menjadi lebih fleksibel.

"Berbagai kemudahan kami sediakan bagi pelanggan, termasuk apabila ada pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, cukup melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau hotline layanan SPKLU melalui nomor WhatsApp 087-77-1112-123, yang bisa diakses selama 24 jam," tutup Adi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM

Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 16:33 WIB

BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya

BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh

Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 19:50 WIB

Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta

Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:51 WIB

Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM

Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM

Tekno | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:47 WIB

Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran

Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:04 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×