Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB
Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik
Ilustrasi kapal feri yang mengangkut pemudik menyeberang dari Bali menuju Pulau Jawa di Selat Bali. [ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF]
baca 10 detik
  • Penerapan tarif dinamis di sektor penyeberangan diusulkan sebagai solusi efektif mengurangi antrean kendaraan saat mudik Lebaran.
  • Kebijakan ini diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan penumpang dan kendaraan secara lebih merata selama periode padat.
  • Tarif dinamis mendorong masyarakat memilih waktu keberangkatan yang berbeda, mengurangi penumpukan di waktu tertentu.

Suara.com - Penerapan tarif dinamis di sektor penyeberangan dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi antrean panjang kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Skema ini diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan penumpang dan kendaraan secara lebih merata.

Peneliti Senior INSTRAN, Deddy Herlambang, mengatakan saat ini sektor penyeberangan belum memiliki fleksibilitas kebijakan tarif seperti moda transportasi lainnya.

“Pada sektor penerbangan, kereta api, maupun angkutan darat, pemerintah memberikan ruang penerapan tarif dinamis hingga batas atas pada periode puncak perjalanan," ujar Deddy kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

Menurut Deddy, kebijakan tersebut tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha operator, tetapi juga efektif dalam mengatur distribusi permintaan selama periode padat seperti mudik Lebaran.

“Mekanisme tersebut tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha operator, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mengatur distribusi permintaan," jelasnya.

Ia menilai penerapan tarif dinamis pada penyeberangan dapat mendorong masyarakat memilih waktu perjalanan yang berbeda, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu waktu tertentu.

“Penerapan tarif dinamis hingga batas atas pada periode tertentu dapat membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata, sehingga penumpukan pada waktu dan pelabuhan tertentu dapat dikurangi," tuturnya.

Selama ini, antrean panjang kerap terjadi di pelabuhan penyeberangan pada periode puncak mudik akibat tingginya permintaan dalam waktu bersamaan. Kondisi tersebut dinilai bisa diantisipasi melalui kebijakan tarif yang lebih fleksibel.

baca juga

"Tanpa adanya penyesuaian kebijakan tarif, sektor penyeberangan akan terus menghadapi persoalan klasik setiap musim mudik, terutama terkait kepadatan kendaraan dan distribusi arus yang tidak merata," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap

Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap

Foto | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:00 WIB

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:58 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

Diskon Tiket Mudik 30 Persen Disebut Justru Bebani Operator Kapal Ferry

Diskon Tiket Mudik 30 Persen Disebut Justru Bebani Operator Kapal Ferry

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:46 WIB

ASDP Siapkan 3 Kapal Layani Penyebrangan Perintis Menuju Raja Ampat

ASDP Siapkan 3 Kapal Layani Penyebrangan Perintis Menuju Raja Ampat

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 09:55 WIB

Begini Kesiapan Operator Kapal Penyebrangan dan Bus Hadapi Mudik Tahun Ini

Begini Kesiapan Operator Kapal Penyebrangan dan Bus Hadapi Mudik Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 15 Maret 2023 | 17:22 WIB

Terkini

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×