facebook

Pendapatan Tol Jasa Marga Naik 28,13% Imbas Arus Mudik dan Balik

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi
Pendapatan Tol Jasa Marga Naik 28,13% Imbas Arus Mudik dan Balik
Foto udara kendaraan antre melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/5/2022). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/YU]

PT Jasa Marga mencatat kenaikan pendapatan tol selama masa mudik dan arus balik lebaran sebesar 28,13% jika dibandingkan dengan pendapatan tol pada periode normal.

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kenaikan pendapatan tol selama masa mudik dan arus balik lebaran sebesar 28,13% jika dibandingkan dengan pendapatan tol pada periode normal.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, jumlah volume lalu lintas jadi penyumbang dari kenaikan pendapatan tol tersebut.

Pada tahun ini, Jasa Marga mencatat terdapat 1,69 juta kendaraan pada arus mudik dan 1,78 juta kendaraan pada arus balik yang melewati jalan tol yang dikelola.

Namun demikian, Heru tidak merinci berapa nilai persis pendapatan yang diraih perseroan selama momen mudik dan arus balik.

Baca Juga: Naik Lebih dari Dua Kali Lipat, Jasa Marga (JSMR) Catat Laba Bersih Rp392,8 Miliar Pada Kuartal I 2022

"Pada Kuartal I tahun 2022, Perusahaan mencatatkan pendapatan usaha 16% lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan pada Kuartal I tahun 2021," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Heru berharap, kenaikan pendapatan ini terus bertahan hingga akhir tahun 2022. "Kami optimis hal ini akan tercapai, seiring dengan kondisi pandemi COVID-19 yang semakin pulih dan juga peningkatan volume lalu lintas yang sudah jauh lebih baik," Imbuh dia.

Sebelumnya, Jasa Marga  mencatat laba bersih sebesar Rp392,8 miliar pada kuartal pertama tahun 2022. Angka ini naik 142,7 persen atau Rp231 miliar dibandingkan periode yang sama 2021.

"Jasa Marga mampu membuka kuartal pertama tahun 2022 dengan kinerja yang sangat positif di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang terus bangkit dan beranjak pulih dari pandemi," kata Heru

BUMN di bidang properti ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 16 persen yang merupakan kontribusi dari kinerja pendapatan tol Rp2,9 triliun yang naik 15,7 persen dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp257,8 miliar atau naik 9,6 persen dari periode yang sama tahun 2021.

Baca Juga: Jasa Marga Sebut 1,2 Juta Kendaraan Pemudik Belum Balik ke Jabodetabek

"Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas perseroan. Tidak hanya itu, Perseroan pada kuartal ini juga mampu merealisasikan pertumbuhan EBITDA sebesar 12,7 persen atau tercatat sebesar Rp2,2 triliun, dimana EBITDA margin mencapai 68,1 persen," katanya.

Komentar