Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 23 Februari 2026 | 17:51 WIB
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi telusuri angka rencana impor 105 ribu truk India.
  • Dewan desak tunda impor demi proteksi industri otomotif lokal dan lapangan kerja.
  • Impor diklaim guna jaga stabilitas logistik karena produksi lokal terbatas.

Suara.com - Rencana ambisius PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk mendatangkan 105.000 unit pick-up dan truk dari India guna memperkuat Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) menuai polemik panas. Pihak Istana Kepresidenan sendiri irit bicara dan tak tahu detail rencana impor itu.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pemerintah tidak ingin gegabah dalam memberikan restu. Ia mengaku akan menelusuri lebih dalam terkait detail rencana pengadaan kendaraan operasional dalam skala masif tersebut.

"Ngecek dulu ya, ngecek dulu ya, angka-angkanya,” ujar Prasetyo singkat saat ditemui wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Langkah impor ini dinilai sebagai "pukulan" bagi industri otomotif nasional yang sedang berupaya mandiri. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto, menegaskan bahwa pabrikan dalam negeri sebenarnya sangat mumpuni.

Adisatrya memaparkan data bahwa kapasitas produksi pick-up nasional mencapai 1 juta unit per tahun dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus meroket.

"Ini bukan hanya soal pengadaan barang, tapi keberpihakan terhadap ekonomi nasional. Seharusnya jadi instrumen industrialisasi dalam negeri untuk ciptakan lapangan kerja," tegas Adisatrya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengaku telah melayangkan pesan kepada pemerintah agar rencana ini dihentikan sementara. Menurutnya, keputusan krusial ini harus menunggu kehadiran Presiden di tanah air.

"Saya sudah sampaikan pesan agar ditunda dulu. Tentunya Presiden saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut,” kata Dasco di Kompleks Parlemen.

Menanggapi badai kritik tersebut, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, angkat bicara. Ia berdalih impor dilakukan justru untuk menyelamatkan stabilitas logistik nasional.

baca juga

Joao mengklaim produksi lokal yang berada di kisaran 70.000 unit tidak akan sanggup menutup kebutuhan tanpa mengganggu pasokan bagi industri lain yang permintaannya juga tengah melonjak.

"Kalau kita ambil semua di lokal, nanti mengganggu industri logistik lainnya. Ini demi menjaga harmonisasi," jelas Joao saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!

Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!

News | Senin, 23 Februari 2026 | 17:14 WIB

KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian

KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian

News | Senin, 23 Februari 2026 | 17:11 WIB

Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India

Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×