Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 23 Februari 2026 | 21:16 WIB
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengkaji integrasi program gentingisasi dengan skema BSPS dan rumah subsidi. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengkaji integrasi program gentingisasi dengan skema BSPS dan rumah subsidi.
  • Integrasi program bertujuan meningkatkan kenyamanan hunian sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui sentra genteng.
  • Pemerintah masih menghitung aspek teknis, kualitas, harga, dan kapasitas produksi genteng sebelum kebijakan diterapkan.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara membuka kemungkinan mengintegrasikan program penggantian atap rumah rakyat atau gentingisasi dengan skema bantuan perumahan, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan rumah subsidi.

Namun, Ara mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap kajian teknis. Pemerintah tengah menyiapkan skema agar program gentingisasi tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan program perumahan yang sudah ada di lapangan.

Ia sudah meminta para Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian PKP untuk mengkaji opsi pengintegrasian program gentengisasi itu.

“Saya sudah minta Pak Fitra meninjau (gentengisasi) dengan kaitan dengan BSPS ya Pak Fitra?” ujar Ara di usai pertemuan dengan Gubernur Lampung dan Gubernur Sulawesi Tengah di Kementerian PKP, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menyebut integrasi juga bisa diperluas ke program rumah subsidi apabila secara teknis memungkinkan. Pemerintah kini sedang menghitung berbagai aspek sebelum kebijakan dijalankan.

“Pak Heru juga kalau bisa (gentingisasi) kaitkan dengan rumah subsidi ya,” ujarnya.

Menurut Ara, program gentingisasi sendiri memiliki tujuan meningkatkan kenyamanan hunian masyarakat. Pemerintah ingin memastikan rumah rakyat lebih layak sekaligus tetap memperhatikan dampak ekonominya.

“Gentingisasi itu, atau program, tujuannya pertama kan supaya enggak panas ya rumah rakyat itu,” ucapnya.

Selain faktor kenyamanan, pemerintah juga ingin kebijakan tersebut dapat menggerakkan ekonomi daerah. Ara mengatakan pemerintah mulai memetakan sentra produksi genteng yang berpotensi dilibatkan.

baca juga

“Kedua, dalam menjalankan tentu harus, bisa menggerakkan ekonomi. Makanya saya sudah komunikasi dengan Pak KDM (Gubernur Jawa Barat), ada di Majalengka, ada di Jatiwangi, itu sudah tradisional lama,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah juga menerima informasi adanya sentra produksi lain di sejumlah wilayah. Lokasi-lokasi tersebut akan ditinjau untuk melihat kesiapan produksi jika program dijalankan.

“Saya dapat informasi ada di Purwakarta, nanti kita akan tinjau. Kemudian juga saya dapat informasi dari Ibu Dirjen ya, di Bogor ya, itu ada ya. Kemudian ada di Bekasi juga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ara mengaku tidak ingin tergesa-gesa menerapkan kebijakan ini. Sejumlah aspek masih dihitung agar program dapat berjalan realistis di lapangan.

“Tentu kita harus berpikir komprehensif. Tujuan baik Bapak Presiden tadi, kita sebagai pembantunya mempelajari dengan detail ya,” kata Ara.

Beberapa faktor yang kini dikaji antara lain kualitas bahan, harga produk, serta kapasitas produksi industri genteng. Penilaian ini disebut penting sebelum kebijakan diterapkan secara luas.

“Tentu kualitasnya, harganya, kemampuan produksinya, ya, dan sebagainya, dan sebagainya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gentengisasi: Solusi Hunian Rakyat atau Sekadar Wacana?

Gentengisasi: Solusi Hunian Rakyat atau Sekadar Wacana?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:55 WIB

Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit

Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:38 WIB

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:35 WIB

Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka

Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:22 WIB

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×