Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi, Tembus 121 Dolar AS/Barel

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 31 Mei 2022 | 08:04 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi, Tembus 121 Dolar AS/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melesat ke level USD121 per barel, pada perdagangan Senin, dengan menuju level tertinggi dua bulan karena China melonggarkan pembatasan Covid-19 dan trader memperkirakan Uni Eropa akan mencapai kesepakatan untuk melarang impor minyak Rusia.

Mengutip CNBC, Selasa (31/5/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Juli, yang akan berakhir pada Selasa, ditutup melonjak USD2,24, atau 1,9 persen menjadi USD121,67 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melesat USD2,10, atau 1,83 persen menjadi USD117,17 per barel, memperpanjang kenaikan solid yang dibuat minggu lalu.

"Salah satu alasan yang dikutip untuk lonjakan ini adalah pencabutan pembatasan virus corona di Shanghai, yang memicu harapan bahwa permintaan minyak akan meningkat lagi di China," kata analis Commerzbank.

Shanghai mengumumkan berakhirnya penguncian Covid-19 selama dua bulan, dan akan memungkinkan sebagian besar warga di kota terbesar China itu untuk meninggalkan rumah mereka dan mengendarai mobil mereka mulai Rabu.

Sementara itu, UE bertemu pada Senin dan Selasa untuk membahas paket sanksi keenam terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus."

"Eropa terus bernegosiasi tentang hal ini selama lebih dari sebulan, tetapi semakin pasar memperhitungkan (sanksi tambahan), itu sebagai risiko," kata Daniel Ghali, analis TD Securities di Toronto.

Negara-negara UE gagal menyepakati larangan impor minyak Rusia meski ada tawar-menawar di menit-menit terakhir sebelum KTT berlangsung di Brussels.

Tetapi para pemimpin dari 27 negara Uni Eropa itu pada prinsipnya akan menyetujui embargo minyak, menurut rancangan kesimpulan KTT mereka.

Larangan lebih lanjut pada minyak Rusia akan memperketat pasar minyak mentah di tengah meningkatnya permintaan bensin, solar dan bahan bakar jet menjelang puncak driving season musim panas di Amerika Serikat dan Eropa.

Menggarisbawahi ketatnya pasar, Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang disebut OPEC Plus, akan menolak desakan Barat untuk mempercepat peningkatan produksi ketika mereka bertemu pada Kamis.

"Mereka akan tetap pada rencana yang ada untuk menaikkan target produksi Juli sebesar 432.000 barel per hari," tutur narasumber OPEC Plus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Perang Ukraina dengan Rusia Harga Minyak Dunia Jadi Melambung, Akankah Subisidi BBM Dicabut Pemerintah?

Imbas Perang Ukraina dengan Rusia Harga Minyak Dunia Jadi Melambung, Akankah Subisidi BBM Dicabut Pemerintah?

Jawa Tengah | Senin, 30 Mei 2022 | 11:40 WIB

Harga Minyak Naik ke Posisi 119 Dolar AS/Barel

Harga Minyak Naik ke Posisi 119 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 07:14 WIB

Jelang Driving Season, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Jelang Driving Season, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 07:29 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB