Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api

Muhamad Yasir

Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB
Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api
Calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan mengikuti pelatihan fire walk atau berjalan tanpa alas kaki di atas api. [Suara.com/Instagram]
baca 10 detik
  • BPJS Watch mendesak Direksi BPJS Ketenagakerjaan segera memberikan penjelasan kepada publik terkait viralnya pelatihan berjalan di atas api.
  • Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menilai pelatihan tersebut tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan calon pegawai.
  • BPJS Watch juga meminta penjelasan resmi mengenai dugaan keterlibatan personel TNI dalam pelatihan.

Suara.com - BPJS Watch mendesak Direksi BPJS Ketenagakerjaan segera memberikan penjelasan kepada publik terkait viralnya pelatihan fire walk atau berjalan di atas api yang diikuti calon pegawai.

Selain mempertanyakan urgensi kegiatan tersebut, BPJS Watch juga meminta penjelasan mengenai dugaan keterlibatan personel TNI atau Polri dalam pelatihan.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menilai pelatihan tersebut tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial.

"Tidak ada urgensinya pada saat mereka bekerja di BPJS TK," kata Timboel kepada Suara.com, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut justru berpotensi membahayakan peserta dan bertentangan dengan prinsip keselamatan kerja yang selama ini menjadi bagian dari tugas BPJS Ketenagakerjaan.

Timboel juga menolak apabila pembekalan calon pegawai melibatkan institusi TNI maupun Polri.

Ia menilai pendekatan semacam itu tidak tepat diterapkan dalam proses pembentukan sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya menolak keras pelatihan yang seperti ini, dan saya pun menolak pelatihan yang dilakukan TNI atau Polri terhadap calon pekerja BPJS TK ini," tegasnya.

Selain itu, Timboel mempertanyakan penggunaan anggaran untuk pelatihan tersebut.

baca juga

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan semestinya digunakan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Tentunya biaya pelatihan ini mahal, yang sesungguhnya biaya tersebut diambil dari dana buruh di BPJS TK, yang seharusnya digunakan secara lebih baik oleh direksi untuk menciptakan pekerja yang handal dengan pelayanan yang baik kepada pekerja," katanya.

Karena itu, BPJS Watch meminta Direksi BPJS Ketenagakerjaan bersikap terbuka mengenai tujuan pelatihan, penggunaan anggaran, hingga dugaan keterlibatan aparat dalam kegiatan tersebut.

Timboel juga mendesak agar pelatihan serupa dihentikan.

"Saya berharap Direksi BPJS TK menjelaskan tentang masalah pelatihan ini dan menjelaskan tentang keterlibatan TNI atau Polri dalam pelatihan ini. Saya berharap direksi BPJS TK menghentikan segera pelatihan ini," ujarnya.

Viral di Media Sosial

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja

Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:41 WIB

Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Latihan Ala Militer, Jalan di Atas Api Viral

Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Latihan Ala Militer, Jalan di Atas Api Viral

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta

Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:32 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×