Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Penyebab Harga Telur hingga Daging Naik Belakangan Ini, Waspada Berlangsung Lama

M Nurhadi

Selasa, 31 Mei 2022 | 13:00 WIB
Penyebab Harga Telur hingga Daging Naik Belakangan Ini, Waspada Berlangsung Lama
Perempuan membeli telur ayam di Pasar Beringharjo, Ngupasan, Gondomanan, Kota Jogja pada Senin (27/12/2021). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Suara.com - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkapkan, penelitian terkini menyebut, Indonesia tengah dilanda kenaikan harga komoditas sektor pangan.

Hal ini disebabkan sejumlah faktor, diantaranya Indonesia masih dalam kondisi pasca pandemi COVID-19 sehingga ekonomi belum sepenuhnya tumbuh. Fenomena ini turut berdampak pada harga pangan.

Dijelaskan oleh Peneliti Departemen Ekonomi CSIS, Adinova Fauri, krisis yang disebabkan wabah COVID-19 beberapa tahun belakangan mirip dengan krisis yang sudah terjadi sebelumnya.

"Namun, yang membedakan adalah rebound harga komoditas pada krisis Covid-19 lebih cepat," ujar Adinova saat Media Briefing: Ancaman Kenaikan Harga Pangan di Indonesia, dikutip pada Selasa (31/5/2022).

Selanjutnya, konflik Rusia dan Ukraina juga membuat rantai produksi dan distribusi pangan di sejumlah negara terhambat dan membuat harga komoditas tertentu melonjak.

Kedua negara yang tengah berperang itu memang merupakan negara-negara produsen komoditas pangan, terutama gandum dan banyak lainnya.

Dampaknya, pemerintah di negara-negara tersebut memutuskan untuk mengambil jalan restriksi ekspor komoditas untuk menjaga pasokan dalam negeri. Hal ini memicu kebijakan banyak negara. Adinova mencontohkan, situasi tersebut dapat terlihat di negara Asia Selatan, India.

"India melarang ekspor gandum. Itu karena untuk menjaga kebutuhan negaranya. Sama seperti Indonesia yang melarang ekspor CPO untuk pemenuhan dalam negeri," jelas dia, dikutip dari Warta Ekonomi.

Faktor terakhir, perubahan iklim membuat ekanan suplai agrikultur secara global lebih besar, karena cuaca ekstrem berpotensi menurunkan yield atau imbal hasil dari komoditas.

Dalam kesempatan itu, peneliti Departemen Ekonomi CSIS, Deni Friawan juga menjelaskan, kebijakan stimulus moneter dan fiskal yang dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral di seluruh dunia kini condong semakin menekan arah inflasi hingga berdampak pada kenaikan harga.

"Guna menghindari terjadinya peralihan modal atau capital fight yang bisa berdampak pada depresiasi nilai tukar dan juga menambah tekanan terhadap inflasi, khususnya yang berasal dari barang impor," tuturnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Covid-19 Yang Kedaluwarsa Hasil Hibah, Bukan Beli

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Covid-19 Yang Kedaluwarsa Hasil Hibah, Bukan Beli

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:48 WIB

Cuma Penuhi Gudang, Jokowi Instruksikan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

Cuma Penuhi Gudang, Jokowi Instruksikan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:24 WIB

Menkes Bakal Musnahkan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

Menkes Bakal Musnahkan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:23 WIB

Terobsesi dengan Operasi Plastik, Mantan Tentara Rusia Ubah Wajah Mirip Alien

Terobsesi dengan Operasi Plastik, Mantan Tentara Rusia Ubah Wajah Mirip Alien

Lifestyle | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:07 WIB

Catat! 5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Kos untuk Mahasiswa

Catat! 5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Kos untuk Mahasiswa

Your Say | Selasa, 31 Mei 2022 | 11:10 WIB

Belasan Orang Positif Covid-19 Masih Dirawat Di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Belasan Orang Positif Covid-19 Masih Dirawat Di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:51 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB