Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Kolaborasi dan Inovasi Kunci Perumusan Regulasi yang Tepat Sasaran

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 06 Juni 2022 | 12:10 WIB
Kolaborasi dan Inovasi Kunci Perumusan Regulasi yang Tepat Sasaran
Ilustrasi anggota G20. (g20.org)

Suara.com - Kolaborasi dan inovasi merupakan benang merah dari berbagai forum Business Twenty (B20) yang merupakan bagian penting dari kegiatan G20 di tahun 2022. Hal tersebut juga akan menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk membangun iklim bisnis yang kondusif dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mendukung forum B20 sebagai ajang untuk menampung aspirasi dunia usaha supaya memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian.

“Pemerintah harus memberikan kesempatan bagi pengusaha-pengusaha kita dan mengambil peran dalam pertemuan tersebut,” ucapnya kepada Suara.com beberapa waktu lalu, ditulis Senin (6/6/2022).

Faisol menambahkan, pada pertemuan yang terjadi di Februari dan Maret 2022 lalu dengan berbagai task force B20, banyak pihak yang terlibat dan perlu mengambil peran pada momen G20 tahun ini.

“Saya berharap Indonesia dapat memanfaatkan ini, terutama untuk meningkatkan perjanjian dagang di antara kita dengan negara-negara G20 maupun yang lainnya. Terutama, untuk mengembangkan volume perdagangan sekaligus memperluas surplus ekspor kira,” terangnya.

Faisol juga mengharapkan momen B20 dan G20 ini dapat mewujudkan istilah pentahelix atau terlibatnya multipihak sebagai bagian dari pertimbangan dalam menyusun kebijakan yang relevan bagi korporasi. Pentahelix merupakan unsur kolaborasi yang menggabungkan berbagai pihak diantaranya yakni akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media.

Terpisah, Chairman B20 Task Force “Trade & Investment” Arif Rachmat mengatakan bahwa dunia usaha sudah menjalankan semangat kolaboratif dan inovatif dalam membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk segera bangkit dan berkembang. Hal ini dikarenakan UMKM merupakan bagian dari tulang punggung perekonomian Indonesia dan disadari dengan sangat baik oleh pihak swasta.

“Sejumlah co-chair telah menceritakan key success (kunci sukses) mereka, contohnya Unilever atau Philip Morris, di mana mereka telah membina ratusan ribu UMKM, termasuk di dalamnya perempuan. Kunci sukses mereka adalah pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh korporasi,” terang Arif yang dikutip saat menghadiri diskusi virtual Ngobrol Seru: Perdagangan dan Investasi Indonesia dalam rangka B20 dan G20 Indonesia 2022.

Philip Morris International melalui anak perusahaannya, PT HM Sampoerna Tbk. aktif mengembangkan UMKM Indonesia dalam 15 tahun terakhir lewat dua program, yaitu Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang telah memberi pelatihan kepada lebih dari 56.000 peserta dan Sampoerna Retail Community (SRC) yang beranggotakan lebih dari 160.000 toko kelontong. Sedangkan Unilever aktif mengampanyekan #UnileverUntukIndonesia untuk memberi dukungan nyata bagi 147.000 pedagang warung agar dapat tetap berjualan selama pandemi.

Arif menegaskan bahwa Indonesia telah mengimplementasikan kolaborasi positif ini sejak beberapa tahun lalu. Momentum Indonesia sebagai presidensi G20 dan B20 perlu dioptimalkan untuk menceritakan berbagai kunci sukses tersebut, sehingga Indonesia menjadi unggul dan dapat menjadi acuan dalam percepatan pemulihan setelah pandemi.

“Pada intinya kami ingin mencoba create awareness dan berbagi contoh acuan yang sudah diimplementasikan pelaku usaha supaya berdampak lebih luas lagi,” ujarnya.

Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu dari empat program utama task force trade & investment B20 sebagai turunan dari tiga pilar presidensi G20. Pada poin ketiga dari empat program tersebut dijelaskan bahwa diperlukan adanya penguatan rantai pasok global yang inklusif termasuk pemberdayaan UMKM dan Woman Entrepreneurs.

Peran korporasi, menurut Arif, sangat dibutuhkan dalam rangka penguatan rantai pasok bagi UMKM sehingga terjadi keberlangsungan secara konsisten dan berjangka panjang. Hal ini juga akan menjadi bagian dari rekomendasi B20 yang bertugas merangkum masukan dan aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan, terutama dari pelaku usaha, pada puncak acara (Konferensi Tingkat Tinggi atau summit) presidensi Indonesia untuk B20 dan G20 di Bali pada November 2022.

”Kami akan mencoba mencapai konsensus dan menghasilkan usulan yang kami namakan policy recommendation paper,” ucap Arif.

B20 berupaya menghasilkan legacy project yang berdampak signifikan, implementatif, dan juga unik bagi presidensi Indonesia. ”Nah, untuk legacy dari task force ini yang ingin kami promosikan adalah economic inclusivity framework,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan Kedua Health Working Group G20, Kemenkes Bahas Ancaman Pandemi Selanjutnya

Pertemuan Kedua Health Working Group G20, Kemenkes Bahas Ancaman Pandemi Selanjutnya

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 21:10 WIB

INSA Gandeng Perusahaan Belgia Sediakan Kapal Keruk di Indonesia

INSA Gandeng Perusahaan Belgia Sediakan Kapal Keruk di Indonesia

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 16:33 WIB

Mandat Presidensi G20 Jadi Bukti Kepemimpinan Jokowi Teruji

Mandat Presidensi G20 Jadi Bukti Kepemimpinan Jokowi Teruji

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB