Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Transaksi 'Dilayani Tokopedia' Milik GoTo Tembus 5 Kali Lipat di Kuartal I 2022

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 10 Juni 2022 | 19:27 WIB
Transaksi 'Dilayani Tokopedia' Milik GoTo Tembus 5 Kali Lipat di Kuartal I 2022
Transaksi 'Dilayani Tokopedia' Milik GoTo Tembus 5 Kali Lipat di Kuartal I 2022. (Instagram).

Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mempercepat integrasi dan optimalisasi bisnis di dalam ekosistemnya. Berbagai strategi dan inisiatif terus dikembangkan untuk memaksimalkan potensi ekonomi dengan melibatkan jutaan mitra dan puluhan juta konsumen loyal di dalam ekosistem tersebut.

Gudang pintar 'Dilayani Tokopedia', menjadi salah satu layanan inovatif yang saat ini terbukti mampu mendorong transaksi para mitra Tokopedia, salah satu pilar utama GOTO.

Lewat ‘Dilayani Tokopedia’ para mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu menangani berbagai tantangan usaha mereka. Seperti dashboard yang memberikan wawasan pasar dan meningkatkan operasional bisnis seperti penerimaan, pengemasan, pengiriman pesanan, serta penanganan jika ada kendala.

Dewi Meisari Haryanti dari UKM Indonesia menilai keberadaan Dilayani Tokopedia merupakan strategi hyperlocal untuk meningkatkan sinergi ekosistem dan mendukung pertumbuhan bisnis. Dengan adanya strategi hyperlocal ini, konsumen bisa mendapatkan barang dari lokasi atau penjual terdekat secara cepat dan efisien.

Lebih jauh Dewi mengungkapkan, langkah ini sangat tepat dan positif. Tidak hanya bagi perusahaan, melainkan juga berdampak langsung terhadap ekonomi lokal dan secara umum.

"Inti strategi Hyperlocal ini adalah mampu meningkatkan kenyamanan konsumen untuk berbelanja. Agar kenyamanan itu meningkat, delivery harus cepat, ongkos kirim lebih murah. Jadi saya rasa, distribution point Dilayani Tokopedia ini harus diperbanyak,” kata dia di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Gudang Pintar Dilayani Tokopedia ini memungkinkan penjual di Tokopedia untuk menjangkau lebih banyak pembeli secara efisien dengan menyimpan stok produk di beberapa gudang pintar yang tersebar di berbagai daerah, terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan produk yang tinggi.

Dengan begitu, penjual juga dapat terbantu dalam mengelola operasional pemenuhan pesanan, terlebih ketika terdapat lonjakan permintaan.

Dilayani Tokopedia, lanjut Dewi, juga menjadi langkah solutif Tokopedia untuk mengatasi permasalahan mata rantai pasok perekonomian Indonesia. Pasalnya, selama ini rantai pasok perekonomian cukup mahal. Karena itu, adanya sistem gudang pintar Dilayani Tokopedia ini sangat membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan dampaknya bagi perekonomian sangat positif.

Selain itu, seller dapat menjangkau dan melayani konsumen dari berbagai pelosok Indonesia tanpa harus membuka cabang di kota lain. Kegiatan operasional untuk penjualan juga menjadi lebih sederhana.

“Dengan adanya Dilayani Tokopedia ini, UMKM-UMKM kecil bisa nitip produk mereka di gudang sekaligus end to end, karena mereka akan dibantu mulai dari penerimaan order, pengemasan, pengiriman barang ke customer hingga masalah komplain. Hebatnya lagi, harga untuk bisa mengikuti program ini sangat murah dan terjangkau oleh UMKM,” kata Dewi.

Strategi hyperlocal ini juga menghadirkan integrasi bisnis yang makin solid di antara pilar bisnis GOTO. Para seller di Tokopedia dalam proses pengiriman barangnya dapat menggunakan mitra driver gojek. Dengan sistem ini, para mitra driver di sekitar distribution point bisa mendapat lebih banyak orderan untuk mempercepat pengiriman barang ke konsumen. Sehingga potensi penghasilannya juga ikut bertambah.

Layanan gudang pintar yang diluncurkan sejak tahun 2019 dan bertransformasi menjadi Dilayani Tokopedia pada 18 Maret 2022 lalu ini sudah tersedia di berbagai wilayah Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang. Layanan ini memberikan garansi barang tiba maksimal empat jam untuk pengiriman dalam kota dan 48 jam di berbagai kota lainnya setelah pembayaran.

“Kami mencatat pengiriman barang terjauh di kuartal I 2022 melalui Dilayani Tokopedia adalah dari Kota Medan, Sumatera Utara ke Kabupaten Merauke, Papua. Transaksi Dilayani Tokopedia secara keseluruhan pun meningkat lebih dari lima kali lipat pada kuartal I 2022 dibanding kuartal I 2021,” ungkap Associate Vice President of Fulfillment Tokopedia, Samuel Simanjuntak.

Dilayani Tokopedia juga membuat masyarakat Indonesia lebih cepat dan efisien dalam berbelanja. Di kuartal I 2022, pengiriman barang tercepat melalui Dilayani Tokopedia adalah 10 menit sejak pemesanan hingga diterima oleh pembeli. Data internal Mei 2022 menunjukkan bahwa transaksi rata-rata para penjual setelah menggunakan Dilayani Tokopedia meningkat hampir empat kali lipat dibanding sebelum menggunakan layanan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GoTo Klaim Punya Peta Jalan untuk Raih Untung, Tak Sekedar Bakar Duit

GoTo Klaim Punya Peta Jalan untuk Raih Untung, Tak Sekedar Bakar Duit

Tekno | Jum'at, 10 Juni 2022 | 17:56 WIB

GoTo Siapkan Empat Strategi Perkuat Pangsa Pasar di Indonesia

GoTo Siapkan Empat Strategi Perkuat Pangsa Pasar di Indonesia

Tekno | Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:26 WIB

Prospek Saham GOTO Pasca 'Kebangkitan', Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang?

Prospek Saham GOTO Pasca 'Kebangkitan', Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang?

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:37 WIB

GOTO Paparkan Empat Pilar Utama Ekosistem untuk Pertumbuhan Bisnis di Masa Depan

GOTO Paparkan Empat Pilar Utama Ekosistem untuk Pertumbuhan Bisnis di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:04 WIB

Terkini

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:44 WIB

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB