Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
Warga mengunjungi Pecinan Pantjoran di Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Jakarta Utara, Minggu (22/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kunjungan wisatawan ke PIK tahun 2025 melampaui 30 juta orang.
  • PIK jadi kawasan wisata perkotaan dengan pertumbuhan tercepat.
  • PIK diproyeksikan jadi konektivitas baru menuju Kepulauan Seribu.

Suara.com - Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) terus menunjukkan taringnya sebagai magnet ekonomi baru di Indonesia. Tak hanya sukses di sektor properti, PIK kini bertransformasi menjadi raksasa pariwisata perkotaan dengan catatan kunjungan yang fantastis.

CEO Agung Sedayu Group, Steven Kusumo, mengungkapkan bahwa ekosistem pariwisata di PIK berkembang sangat masif. Hingga tahun 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut tercatat telah menembus angka 30 juta orang.

"Ekosistem pariwisata di PIK berkembang sangat cepat dan positif. Capaian ini menunjukkan PIK memiliki daya tarik kuat sebagai kawasan wisata perkotaan yang terus berkembang," ujar Steven dalam acara Closing Ceremony ASG Expo 2026 di PIK Avenue, Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Steven mengeklaim, performa tersebut menempatkan PIK sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan wisata tercepat di Indonesia. Ke depannya, PIK tidak hanya akan berdiri sendiri, melainkan diproyeksikan menjadi gerbang baru (gate) yang menghubungkan wisatawan menuju Kepulauan Seribu.

Selain pariwisata, Steven menyoroti pergeseran tren di sektor properti yang terlihat selama gelaran ASG Expo 2026. Menurutnya, konsumen saat ini tidak lagi sekadar mencari bangunan untuk berteduh, melainkan mencari ekosistem yang menunjang gaya hidup.

"Rumah sekarang bukan hanya tempat untuk tinggal, tetapi sudah menjadi bagian dari lifestyle sebuah keluarga," jelasnya.

Melalui PIK Tourism Board, pihaknya berkomitmen untuk terus mengintegrasikan sektor properti, bisnis, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu. Ia berharap kolaborasi yang terjalin selama expo dapat membuka peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami berharap expo ini bisa menjadi wadah yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang usaha dan investasi ke depan. Semoga ASG Expo 2026 membawa manfaat bagi Indonesia," pungkas Steven.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan

PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:00 WIB

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:18 WIB

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:17 WIB

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:50 WIB

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:34 WIB

OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya

OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:28 WIB

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB