Pengembang Perumahan di Ibu Kota Baru Panen Pesanan dari Berbagai Daerah

M Nurhadi

Senin, 13 Juni 2022 | 08:21 WIB
Pengembang Perumahan di Ibu Kota Baru Panen Pesanan dari Berbagai Daerah
Desain Ibu Kota baru Indonesia di Kaltim. [Istimewa]

Suara.com - Bisnis pengembangan perumahan mulai bergeliat di Kabupaten Penajam Paser Utara usai wilayah itu jadi salah satu kawasan yang terdampak pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

"IKN Nusantara bawa manfaat dan keuntungan penjualan perumahan," ujar Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kabupaten Penajam Paser Utara, Najjelul Wahyuni.

Potensi usaha pengembang perumahan di  Penajam Paser Utara ke depan terbuka lebar karena saat ini permintaan mulai banyak menurut dia, terlebih dengan keberadaan IKN Nusantara di sebagian wilayah di daerah tersebut, yakni Kecamatan Sepaku.

Pemilik PT Ayla Mandiri Karya yang bergerak di bidang pengembang perumahan tersebut berencana membuka perumahan lagi di Kelurahan Nenang dan Komplek B di Kelurahan Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kehadiran IKN Indonesia baru, kata dia, memberikan dampak positif di bidang usaha pengembang perumahan dan sangat mempengaruhi penjualan rumah yang ada di wilayah Penajam Paser Utara.

"Bisnis pengembang perumahan semakin potensial dengan hadirnya IKN Nusantara, masyarakat makin berminat beli rumah," ucapnya, Minggu (13/6/2022).

Banyak kalangan dari berbagai daerah di Indonesia berminat untuk mempunyai rumah di Kabupaten Penajam Paser Utara usai ramainya kabar IKN.

Jumlah pendatang yang masuk ke Penajam Paser Utara sebagai daerah penyangga IKN Nusantara diprediksi akan terus meningkat membuka ruang bisnis pengembang perumahan.

Najjelul Wahyuni telah mengembangkan Perumahan Griya Palm Asri di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 253 unit rumah dan bakal menambah 100 unit rumah karena mulai banyak permintaan.

baca juga

Dampak kehadiran IKN Nusantara juga berdampak besar terhadap harga tanah jelas dia, harga tanah di wilayah Penajam Paser Utara mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Harga tanah dekat jalan poros dijual Rp150.000 sampai Rp300.000 per meter persegi dari sebelumnya Rp100.000 per meter persegi," pungkas Najjelul Wahyuni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemindahan IKN, Kemnaker Minta Lahan 5 Hektar ke Pemkab PPU, Untuk Apa?

Pemindahan IKN, Kemnaker Minta Lahan 5 Hektar ke Pemkab PPU, Untuk Apa?

Kaltim | Senin, 13 Juni 2022 | 07:32 WIB

Syarat ASN Dapat Rumah Dinas Gratis di IKN, Ini Bocorannya

Syarat ASN Dapat Rumah Dinas Gratis di IKN, Ini Bocorannya

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 21:07 WIB

Lembaga Adat Paser Dorong Pembangunan Istana Negara di IKN Nusantara Segera Terealisasi

Lembaga Adat Paser Dorong Pembangunan Istana Negara di IKN Nusantara Segera Terealisasi

Kaltim | Sabtu, 11 Juni 2022 | 21:48 WIB

Khawatir Hutan Habis untuk IKN Nusantara, Dewan Adat Dayak PPU Minta Diajarkan Modernisasi Pertanian

Khawatir Hutan Habis untuk IKN Nusantara, Dewan Adat Dayak PPU Minta Diajarkan Modernisasi Pertanian

Kaltim | Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:56 WIB

Potensi Investasi di IKN Jadi Bahasan Utama Event CEO & Leaders Forum 2022

Potensi Investasi di IKN Jadi Bahasan Utama Event CEO & Leaders Forum 2022

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 08:58 WIB

Kawasan IKN Nusantara Bakal Ditanami Tumbuhan Endemik dari 34 Provinsi Indonesia

Kawasan IKN Nusantara Bakal Ditanami Tumbuhan Endemik dari 34 Provinsi Indonesia

Kaltim | Jum'at, 10 Juni 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×