SCG Targetkan Kurangi Emisi Karbon Dalam Negeri Lewat Penerapan Prinsip ESG 4 Plus

Iwan Supriyatna

Kamis, 16 Juni 2022 | 09:01 WIB
SCG Targetkan Kurangi Emisi Karbon Dalam Negeri Lewat Penerapan Prinsip ESG 4 Plus
Country Director SCG di Indonesia, Warit Jintanawan.

SCG bercita-cita untuk mendukung pemerintah dalam memajukan Indonesia, salah satunya melalui bidang pendidikan. SCG telah memberikan beasiswa SCG Sharing the Dream sejak 2012 dengan total lebih dari 3.500 beasiswa diberikan untuk siswa SMA/sederajat dan mahasiswa S1 di Indonesia.

Pada 2022, tepat satu dekade berjalanannya beasiswa SCG Sharing the Dream di Indonesia, SCG menambah wilayah cakupan beasiswanya ke daerah Bekasi dan menambah jumlah penerimanya hingga 493 pelajar (480 siswa SMA dan 13 mahasiswa strata satu (S1)).

Selain memberikan bantuan dana pendidikan, para penerima beasiswa SCG Sharing the Dream diberikan pelatihan pengembangan diri untuk mendukung sisi profesionalisme dan personal mereka agar mereka pun dapat berkontribusi bagi lingkungannya.

Tidak hanya program beasiswa, SCG melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi pun menjalankan program pemberdayaan ekonomi lokal, di mana sejumlah masyarakat desa di sekitar pabrik didukung untuk mengelola usaha seperti tambak budidaya ikan lele, pengelolaan objek wisata Balon Udara Karangpara, dan beberapa industri makanan lokal.

Governance

Dan terakhir, dalam tatanan Governance atau Tata Kelola, SCG menjalankan bisnisnya berdasarkan kepatuhan, keadilan, dan transparansi, baik di dalam maupun di luar perusahaan. SCG senantiasa bertujuan menjadi “good corporate citizen” di mana pun tempat SCG beroperasi.

Belajar dari Reinvented Toilet

Reinvented Toilet merupakan proyek garapan SCG Indonesia di daerah Pasirluyu, Kota Bandung, Jawa Barat untuk mendukung Program Citarum Harum Juara dan gerakan tidak membuang air sembarangan yang dijalankan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Reinvented Toilet adalah inovasi SCG yang menerapkan prinsip ESG 4 Plus dan Ekonomi Sirkular.

“Proyek Reinvented Toilet ini merupakan proyek ESG 4 Plus nyata yang dilaksanakan oleh SCG di Indonesia. Karena selain terbukti dapat mengatasi permasalahan lingkungan dan mendukung kondisi sosial warga setempat, Reinvented Toilet juga merupakan contoh dari semangat kolaborasi yang ada pada ESG 4 Plus,” ujar Warit.

baca juga

Teknologi yang digunakan pada Reinvented Toilet memungkinkan proses daur ulang limbah air menjadi air yang bebas patogen dan tidak berbau sehingga air tersebut dapat digunakan kembali untuk membilas toilet umum di Pasirluyu. Toilet canggih, yang didukung oleh teknologi Aquonic 600 dari Zyclonic™ by SCGC untuk mendaur ulang airnya dan konsep Speed Bathroom oleh SCG CBM pada bangunannya, disinyalir dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat limbah yang tidak terurai optimal.

“Kami berharap langkah yang dilakukan SCG di Indonesia dapat memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat sehingga kami bisa berkontribusi untuk membuat bumi menjadi tempat yang lebih indah untuk hidup yang lebih baik,” tutup Warit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upbit Indonesia Menuju Jejak Nol Emisi Karbon

Upbit Indonesia Menuju Jejak Nol Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 06:17 WIB

Tundra Siberia Terancam Punah dalam Kurun Waktu 500 Tahun, Waspada

Tundra Siberia Terancam Punah dalam Kurun Waktu 500 Tahun, Waspada

Tekno | Rabu, 08 Juni 2022 | 07:05 WIB

Anies Klaim Pemprov DKI Berperan Aktif Kurangi Emisi Karbon 30 Persen Tahun Ini

Anies Klaim Pemprov DKI Berperan Aktif Kurangi Emisi Karbon 30 Persen Tahun Ini

Jakarta | Minggu, 05 Juni 2022 | 17:17 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×