Akhiri Kuartal II 2022, Harga Emas Dunia Anjlok 6 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Juli 2022 | 07:42 WIB
Akhiri Kuartal II 2022, Harga Emas Dunia Anjlok 6 Persen
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Posisi harga emas dunia tergelincir pada perdagangan Kamis, menuju akhir kuartal terburuk dalam lima triwulan karena nada hawkish dari bank sentral global meredupkan daya tarik bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil itu.

Mengutip CNBC, Jumat (1/7/2022) harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD1.806,55 per ounce pada pukul 01.36 WIB, di jalur untuk jatuh lebih dari 6 persen pada kuartal kedua 2022, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD1.807,3.

"Emas berakhir lebih rendah pada kuartal kedua karena kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat. Juga, ada peluang bagus bahwa kekhawatiran resesi akan menurunkan permintaan di seluruh komoditas," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Menurunkan inflasi yang tinggi akan menyakitkan dan bahkan dapat menghancurkan pertumbuhan, tetapi itu harus dilakukan untuk mencegah lonjakan harga mengakar, kata kepala bank sentral dunia pada konferensi tahunan Bank Sentral Eropa di Portugal.

Indeks Dolar (Indeks DXY) melayang di dekat level tertinggi dua decade, dan menuju kenaikan 6 persen pada kuartal kedua, membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Emas sempat melambung setelah data Amerika menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi naik 6,3 persen pada Mei setelah melesat dengan margin yang sama pada April. Namun, harga emas dengan cepat bergerak kembali ke kisaran ketat selama beberapa sesi terakhir.

"Data tersebut awalnya memberi trader gagasan bahwa karena inflasi tidak lebih buruk dari bulan lalu, mungkin The Fed tidak akan begitu agresif, membantu emas. Namun, pasar masih sangat bearish dan penjual spekulatif masuk untuk mendorong harga turun," ujar Wyckoff.

Emas biasanya diuntungkan dari inflasi yang tinggi, tetapi kenaikan suku bunga berarti kenaikan opportunity cost untuk memegang logam kuning, aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu harga logam mulia lainnya, perak di pasar spot melorot 1,8 persen menjadi USD20,33 per ounce, platinum anjlok 2,1 persen menjadi USD897,90 dan paladium tergelincir 1,3 persen menjadi USD1.936,07.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ini Berhasil Penuhi Tantangan Ambil Emas Batangan 12,5 Kilogram, Warganet Sindir Replika

Pria Ini Berhasil Penuhi Tantangan Ambil Emas Batangan 12,5 Kilogram, Warganet Sindir Replika

Kaltim | Kamis, 30 Juni 2022 | 13:30 WIB

Ditantang Ambil Emas Batangan 12,5 Kg Pakai Satu Tangan, Lihat Hasilnya

Ditantang Ambil Emas Batangan 12,5 Kg Pakai Satu Tangan, Lihat Hasilnya

Jogja | Kamis, 30 Juni 2022 | 11:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 988.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 988.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×