Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]
baca 10 detik
  • Jepang mengirim kapal Kunisaki untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di Kalimantan.

  • Misi ini menjadi operasi pemadaman kebakaran luar negeri pertama bagi Pasukan Bela Diri Jepang.

  • Sebanyak 350 personel dan tiga helikopter CH-47 dikerahkan berdasarkan perjanjian bilateral.

Suara.com - Jepang mengerahkan armada militernya untuk operasi darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas di Kalimantan, Indonesia. Langkah cepat ini menjadi tonggak sejarah baru dalam aksi kemanusiaan internasional bagi negara tersebut.

Pemerintah Jepang melepas keberangkatan kapal Kunisaki langsung dari Pangkalan Kure, Prefektur Hiroshima, pada Minggu. Pelayaran lintas negara ini diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu sebelum armada tiba di Indonesia.

Pengerahan armada laut ini mencatatkan sejarah baru sebagai misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).

Kehadiran mereka membawa angin segar bagi penanggulangan karhutla yang melanda kawasan Kalimantan.

ilustrasi peta hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan
ilustrasi peta hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan

Operasi udara berskala besar disiapkan dengan membawa tiga unit helikopter CH-47 di atas geladak kapal Kunisaki. Sebanyak 350 personel diterjunkan demi menjamin keandalan misi pemadaman darurat.

Sinergi militer kedua negara ini terealisasi berkat payung hukum perjanjian kerja sama yang resmi ditandatangani Kementerian Pertahanan Indonesia dan Jepang pada Mei lalu. Kesepakatan strategis tersebut menjadi landasan pengerahan bantuan darurat saat krisis lingkungan melanda.

Sebelum krisis karhutla Kalimantan memuncak, kerja sama pertahanan kedua negara lebih banyak terfokus pada pertukaran personel dan latihan rutin. Namun, eskalasi titik api di Kalimantan mendorong koordinasi bilateral bergerak ke tingkat operasi nyata.

Mobilisasi kapal beserta ratusan personel ini membuktikan komitmen nyata dari ratifikasi kerja sama militer yang dibentuk pertengahan tahun ini. Bantuan armada helikopter berat diharapkan mampu menjangkau titik kebakaran terisolasi yang sulit ditempuh jalur darat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis My Sweet Home, Drama Jepang yang Dibintangi Ishida Yuriko

Sinopsis My Sweet Home, Drama Jepang yang Dibintangi Ishida Yuriko

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×