facebook

Rusia Obral Harga, Jual Batu Bara Lebih Murah Sejak Juli Lalu

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani
Rusia Obral Harga, Jual Batu Bara Lebih Murah Sejak Juli Lalu
Rusia Obral Harga, Jual Batu Bara Lebih Murah Sejak Juli Lalu. [kaltimtoday.co]

"Ada diskon khusus batubara yang berasal dari Rusia. Diskon ini membuat Tiongkok dan India meningkatkan kapasitas impor mereka..."

Suara.com - Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan Juli terkoreksi ke angka USD319,00 per ton atau turun USD4,91 per ton dari Jun lalui, yaitu USD323,91/Ton per ton.

Murahnya harga batu bara asal Rusia membuat permintaan impor batubara ke Tiongkok dan India mengalami peningkatan signifikan.

"Ada diskon khusus batubara yang berasal dari Rusia. Diskon ini membuat Tiongkok dan India meningkatkan kapasitas impor mereka," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan persnya, Minggu (3/7/2022).

Agung menambahkan, ketertarikan Tiongkok dan India melakukan impor batu bara dari Rusia dikarenakan harga batu bara global yang mulai merangkak naik akibat kelangkaan pasokan dan harga gas alam cair yang semakin mahal.

Baca Juga: Kredit Tambang Batu Bara BNI Panen Kritik, Mucharom: Cuma 3,23 Persen dari Total

Di samping itu, faktor lain dari penuruan HBA Juli adalah meningkatnya produksi batu bara domestik India untuk mengatasi persoalan krisis listrik di negara mereka.

Penurunan HBA, sambung Agung, merupakan kali terakhir dalam enam bulan terakhir. Pada bulan Januari 2022, HBA ditetapkan sebesar USD158,50/ton, naik ke USD188,38/ton di Februari.

Selanjutnya bulan Maret menyentuh angka USD203,69/ton, April sebesar USD288,40/ton, bulan Mei berada di level USD275,64/ton, dan terakhir pada bulan Juni, yaitu USD323,91/Ton per ton.

HBA sendiri merupakan harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal/kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8.

Baca Juga: Update Covid 19 Global: di Dunia Kasus Infeksi Meningkat, Rusia Justru Longgarkan Protokol Kesehatan

Komentar