Update Covid 19 Global: di Dunia Kasus Infeksi Meningkat, Rusia Justru Longgarkan Protokol Kesehatan

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Minggu, 03 Juli 2022 | 08:27 WIB
Update Covid 19 Global: di Dunia Kasus Infeksi Meningkat, Rusia Justru Longgarkan Protokol Kesehatan
ilustrasi (stocksnap.io)

Suara.com - Saat ini kasus Covid-19 kembali meningkat setelah munculnya varian terbaru BA.4 dan BA.5. Hal tersebut membuat beberapa negara kembali memperketat aturan protokol kesehatan demi mengurangi angka kenaikan Covid-19.

Berdasarkan data Worldometers, Minggu (03/07/2022), tercatat adanya penambahan kasus baru sebanyak 380 ribu secara global dalam sehari. Sementara itu, ada 708 kematian dan 265 ribu kesembuhan.

Hingga kini, total keseluruhan kasus Covid-19 sejak awal mencapai 553 juta orang di seluruh dunia. Sementara itu total kasus meninggal dunia mecapai angka 6,3 juta.

Untuk angka kesembuhan secara total mencapai 528 juta dengan kasus aktif sebanyak 19 juta.

Rupanya, meskipun di beberapa negara kembali meningkatkan protokol kesehatan, hal sebaliknya dilakukan Rusia.

Melansir laman Channel News Asia, pada 1 Juli lalu Rusia justru menghapus aturan pembatasan protokol kesehatan. Pembatasan, tersebut juga diikuti persyaratan penggunaan masker di publik.

Penghapusan aturan dilakukan karena angka kematian akibat Covid-19 di Rusia menurun. Meskipun demikian, pemerintah Rusia juga mengatakan adanya kemungkinan peraturan kembali diberlakukan jika kondisi kembali memburuk.

Sejauh ini untuk kasus baru yang muncul juga hanya menunjukkan gangguan ringan atau tanpa gejala sama sekali.

Hal ini juga sejalan dengan 93 persen tren Covid-19 di beberapa negara yaitu kasus yang terkonfirmasi hanya menunjukkan gangguan ringan atau tanpa gejala sama sekali.

baca juga

Kondisi ini juga menggambarkan situasi yang membaik di Rusia. Pasalnya, awal pandemi kasus Covid-19 di Rusia mecapai lebih dari 800.000 orang meninggal dunia. Hingga saat ini sendiri total kasus yang tercatat mencapai 18 juta orang.

Rusia juga meluncurkan vaksin Sputnik V untuk mencegah penularan angka Covid-19. Meskipun dalam praktiknya terbilang lambat karena adanya ketidakpercayaan masyarakat mengenai vaksin tersebut.

Namun, meskipun awalnya tidak percaya, saat ini tercatat sekitar 52 persen warga Rusia telah melakukan vaksinasi lengkap.

Hal tersebut juga yang membuat angka kematian mengalami penurunan sehingga peraturan protokok kesehatan di sana dilonggarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis: Kehadiran Jokowi Tak Ada Artinya, Tetap Saja Rusia Menyerang Ukraina

Analis: Kehadiran Jokowi Tak Ada Artinya, Tetap Saja Rusia Menyerang Ukraina

News | Minggu, 03 Juli 2022 | 07:01 WIB

Seberapa Bahaya Subvarian Terbaru Omicron BA.4 dan BA.5?

Seberapa Bahaya Subvarian Terbaru Omicron BA.4 dan BA.5?

News | Minggu, 03 Juli 2022 | 05:48 WIB

Berulang Kali Terinfeksi Covid-19 Disebut Tidak Akan Meningkatkan Kekebalan terhadap SARS-CoV-2

Berulang Kali Terinfeksi Covid-19 Disebut Tidak Akan Meningkatkan Kekebalan terhadap SARS-CoV-2

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 08:15 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×