Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Skuad Muda Bawa Kinerja Baba Rafi SKB Food Positif saat Pandemi

Iwan Supriyatna

Senin, 11 Juli 2022 | 17:48 WIB
Skuad Muda Bawa Kinerja Baba Rafi SKB Food Positif saat Pandemi
Baba Rafi

Suara.com - Skuad Garuda Muda Indonesia U-19 gagal melaju ke semifinal dalam ajang Piala AFF U-19, Minggu (10/7/2022) malam. Timnas besutan Shin Tae Yong itu tersingkir di fase grup kendati menang telak 5-1 atas Myanmar. Tapi, tak perlu berkecil hati. Sebab, gelar juara masih bisa ditorehkan timnas di ajang-ajang lain. Kuncinya tetap semangat dan terus kerja keras.

Ngomong-ngomong soal skuad muda, tak melulu soal sepak bola. Ya, di bidang lain, prestasi anak muda Indonesia juga banyak yang moncer. Misalnya, di bisnis waralaba. Siapa yang tak kenal kebab Baba Rafi? Pionir waralaba kebab di dunia dibawah payung perusahaan Sari Kreasi Boga (SKB Food) itu diperkuat manajemen yang rata-rata berusia muda. Dibawah 40 tahun.

Tak hanya muda, manajemen SKB Food juga mampu menghadapi tantangan besar selama pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun 2020. Ketika banyak usaha yang terpaksa gulung tikar, SKB Food justru makin mantap bertransformasi menjadi sebuah korporasi yang adaptif dan inovatif menghadapi dinamika usaha.

”Di SKB Food, pengalaman panjang sejak 2003 pada diri saya dikombinasikan dengan tim muda yang kreatif serta mampu beradaptasi menghadapi dinamika yang terjadi. Kami semakin yakin perusahaan ini akan terus tumbuh dan berkelanjutan secara jangka panjang,” ucap Founder sekaligus Direktur Bisnis Development SKB Food, Nilamsari, melalui keterangan tertulisnya, Senin.

Perempuan kelahiran 1982 itu mengaku bersyukur karena tim manajemen yang solid dan muda itu lah SKB Food mampu melahirkan banyak terobosan sehingga saat ini perusahaan berada pada jalur yang tepat untuk mewujudkan visi dan misinya.

Haslinya, perseroan tetap akseleratif dan sukses bertransformasi dari UKM di trotoar menjadi sebuah korporasi bahkan meski harus menghadapi beratnya tantangan akibat situasi pandemi.

Selain Nilamsari sendiri, SKB Food memang dijalankan oleh para profesional muda, bahkan ada yang di bawah 30 tahun. Di jajaran Dewan Direksi, misalnya, Direktur Utama SKB Food Eko Pujianto saat ini berusia 28 tahun. Direktur Keuangan Rizki Rahmat R berusia 32 tahun, dan Direktur Marketing Nur Arief Budiyanto usianya 37 tahun.

Di jajaran Dewan Komisaris juga tidak kalah muda. Komisaris Utama Jadug Trimulyo Ainul Amri berusia 26 tahun.

”Meskipun banyak inovasi dan terobosan dilakukan SKB Food terutama pada masa pandemi, kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan penuh perhitungan sejak perencanaannya. Sebab sejak awal saya dan kami di tim memang menyadari bahwa perusahaan ini harus bertransformasi menjadi korporasi. Yang semula menitikberatkan pada manejemen keluarga menjadi lebih professional. Tata kelola dijalankan sebaik mungkin,” ujar Eko Pujianto.

baca juga

Eko mengatakan, meski tidak mudah, SKB Food terbukti mampu menjalankan perubahan itu. Inovasi bisnis merupakan bagian dari cara perusahaan untuk terus adaptif menghadapi perubahan yang terjadi.

”Dampak dari tekanan pandemi tentu saja ada. Kami di SKB Food pun turut merasakannya. Tapi kami mencoba berinovasi dengan memperluas pasar supply bahan baku dari semula hanya ke jaringan waralaba menjadi ke lebih banyak pihak mulai dari toko kelontong, warteg, warung padang, dan banyak lagi,” ucap Eko yang merupakan alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Hasilnya, bukan hanya bertahan, SKB Food justru mencatatkan kinerja positif pada tahun kedua pandemi. Eko mengungkapkan laba bersih Perseroan pada 2021 tumbuh di atas 100 persen dibandingkan pada tahun 2020.

Sejak memulai usaha pada tahun 2003 di Surabaya, Baba Rafi dikenal sebagai pelaku usaha kuliner gerobakan di trotoar. Bahkan ketika memulai bisnis waralaba pada 2005 sampai akhirnya memiliki 336 outlet di banyak daerah di Indonesia pada 2007, statusnya masih sama. Yakni sebagai UKM yang memberdayakan UMKM melalui gerobak kebab.

Setelah itu Baba Rafi terus berkembang sampai memiliki 1.300 UMKM mitra. Sepanjang itu pula pengelolaan bisnis masih sama yaitu sebagai UKM. Titik balik dimulai pada 2017 ketika akhirnya SKB Food didirikan dan fokus mengelola Baba Rafi untuk regional barat. Perusahaan ini berjalan secara independen dan tidak terafiliasi dengan pengelola Baba Rafi di regional timur yang dikelola oleh Hendy Setiono.

Semangat pendirian SKB Food salah satunya memang dalam rangka merawat dan terus mengupayakan merek dagang Baba Rafi sebagai pionir waralaba kebab di dunia dan pelopor waralaba street food di Indonesia supaya semakin baik dan terus berkembang secara jangka panjang.

Kehadiran SKB Food juga mendorong terwujudnya perusahaan dengan tata kelola yang semakin baik dan berdampak positif kepada lebih banyak UMKM khususnya di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurassic World Dominion Sudah Tayang di Bioskop: Perang Dinosaurus Melawan Manusia Dimulai

Jurassic World Dominion Sudah Tayang di Bioskop: Perang Dinosaurus Melawan Manusia Dimulai

Batam | Selasa, 07 Juni 2022 | 16:59 WIB

FLEI 2022 Kawal Waralaba Membangun Pemulihan Ekonomi Indonesia

FLEI 2022 Kawal Waralaba Membangun Pemulihan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:30 WIB

McDonalds Pilih Hengkang dari Rusia, Tinggalkan 62 Ribu Karyawannya

McDonalds Pilih Hengkang dari Rusia, Tinggalkan 62 Ribu Karyawannya

Bali | Selasa, 17 Mei 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB