Indonesia Bisa Bernasib Seperti Sri Lanka? Begini Penjelasannya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 16:23 WIB
Indonesia Bisa Bernasib Seperti Sri Lanka? Begini Penjelasannya
Demonstran melakukan aksi protes di lingkungan Sekretariat Presiden, setelah Presiden Gotabaya Rajapaksa kabur di tengah krisis ekonomi yang melanda negara tersebut, di Kolombo, Sri Lanka, Sabtu (9/7/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menyatakan mundur dari jabatannya Senin (11/7/2022). Pengumuman ini disampaikan Juru Bicara Kantor Perdana Menteri negara tersebut. Lalu apakah Indonesia bisa bernasib sama seperti Sri Lanka?

Rajapaksa disebut-sebut akan menyerahkan surat resmi pengunduran dirinya kepada parlemen, Rabu (13/7/2022), sebagai syarat sah seperti disebutkan konstitusi Sri Lanka.

Sebelumnya, keputusan mundur ini terjadi setelah ribuan pengunjuk rasa mengambil alih istana kepresidenan dan menduduki kediaman perdana menteri. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe sebelumnya juga pernah menyatakan akan mundur dari jabatannya. 

Nasib mirip Sri Lanka sebetulnya pernah dialami Indonesia pada krisis 1998 saat pengunduran diri Presiden Soeharto. Saat itu, kabinet Soeharto dinilai tidak becus mengelola keuangan yang menyebabkan krisis ekonomi hebat melanda Indonesia dan Asia.

Tuntutan mundur makin kencang setelah peristiwa Trisakti yang menewaskan empat orang mahasiswa. Peristiwa ini menjadi latar belakang kerusuhan 1998 yang berakhir Soeharto melatakkan jabatannya. 

Peristiwa ini bisa saja terulang di Indonesia. Salah satu sinyalnya adalah indeks kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo yang menurun.

Survei yang dilakukan Mei 2022 lalu menunjukkan angka kepuasan publik terhadap kinerja presiden hanyalah 58% atau turun 6% dari survei sebelumnya. Beberapa penyebab ketidakpuasan ini adalah kegagalan menangani pandemi Covid-19, sulitnya mencari pekerjaan, dan harga kebutuhan pokok yang terus melonjak. Indonesia juga menanggung terlalu banyak utang luar negeri setara Rp6,18 triliun. 

Sebelumnya, kemarahan rakyat Sri Lanka juga dilatarbelakangi krisis ekonomi berkepanjangan yang menerjang negara itu. Sri Lanka menyatakan diri bangkrut pada Mei 2022 lalu.

Melansir The Guardian, ekonomi Sri Lanka yang sarat utang telah runtuh setelah berbulan-bulan negara tersebut kekurangan makanan, bahan bakar, dan listrik. 

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan negara berusaha keluar dari krisis ekonomi dengan mencari bantuan lembaga donor internasional.

Sayang, kemarahan rakyat lebih dulu tersulut sebelum penyelesaian krisis selesai. Kini presiden dan perdana menteri tidak bisa lagi duduk di kursi kepemimpinan seletah didemo habis-habisan. 

Ekonomi Sri Lanka berada di bawah beban utang yang besar, hilangnya pendapatan pariwisata dan dampak lain dari pandemi Covid-19, serta melonjaknya biaya untuk komoditas.

Hampir tidak ada uang untuk mengimpor bensin, susu, gas, dan kertas toilet. Wickremesinghe mengatakan Sri Lanka tidak dapat membeli bahan bakar impor karena utang besar. Di sisi lain, presiden dan beberapa anggota keluarganya yang membentuk oligarki pemerintahan tetap hidup mewah. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ranil Wickremesinghe, PM Sri Lanka Hadapi Protes sampai Rumah Dibakar Massa

Profil Ranil Wickremesinghe, PM Sri Lanka Hadapi Protes sampai Rumah Dibakar Massa

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:22 WIB

Respon Protes PSSI ke AFF atas Laga Vietnam vs Thailand, Ini Jawaban Federasi Sepakbola Vietnam

Respon Protes PSSI ke AFF atas Laga Vietnam vs Thailand, Ini Jawaban Federasi Sepakbola Vietnam

Banten | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:14 WIB

Kekerasan Seksual: Julianto Pendiri SMA SPI Dijebloskan ke Lapas

Kekerasan Seksual: Julianto Pendiri SMA SPI Dijebloskan ke Lapas

Jawa Tengah | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:07 WIB

Mata Uang Digital Bank Sentral Dianggap Masih Banyak Masalah, Bank Dunia Singgung BI?

Mata Uang Digital Bank Sentral Dianggap Masih Banyak Masalah, Bank Dunia Singgung BI?

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:00 WIB

Sebanyak 99 Persen Nasabah Merasa Puas atas Layanan KUR BRI

Sebanyak 99 Persen Nasabah Merasa Puas atas Layanan KUR BRI

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:00 WIB

PSSI Layangkan Protes ke AFF, Respons Federasi Sepak Bola Vietnam Malah Songong

PSSI Layangkan Protes ke AFF, Respons Federasi Sepak Bola Vietnam Malah Songong

Bola | Selasa, 12 Juli 2022 | 15:57 WIB

Terkini

Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Ancol, Endus Pelanggaran Pajak Barang Mewah

Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Ancol, Endus Pelanggaran Pajak Barang Mewah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:13 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11 WIB

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:45 WIB

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:43 WIB

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB