Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel

Rabu, 13 Juli 2022 | 07:37 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah Brent jatuh USD7 pada perdagangan hari Selasa dan menetap di bawah USD100 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan karena penguatan dolar, pembatasan Covid-19 di importir utama China, dan meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Penurunan tajam itu menyusul satu bulan perdagangan yang bergejolak di mana investor melepas minyak di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga agresif untuk membendung inflasi bakal memacu penurunan ekonomi yang akan memukul permintaan minyak.

Mengutip CNBC, Rabu (13/7/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD7,61, atau 7,1 persen menjadi USD99,49 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, merosot USD8,25, atau 7,9 persen menjadi USD95,84 per barel, juga level terendah dalam tiga bulan.

Sejak mencapai puncaknya tahun ini pada Maret lalu, Brent merosot 29 persen, sementara WTI tergelincir 27 persen.

Harga minyak menghadapi tekanan ekstrem "karena postur defensif berlanjut dengan sentimen konsumen masih dalam pola tertekan seiring dengan munculnya kembali Covid di China," kata Dennis Kissler, Senior Vice President BOK Financial.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang utama, juga menguat pada awal sesi ke 108,56, level tertinggi sejak Oktober 2002.

Minyak umumnya dihargai dalam dolar AS, sehingga apresiasi  greenback  membuat komoditas itu lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Investor juga cenderung melihat dolar sebagai safe-haven selama volatilitas pasar.

Kekhawatiran resesi juga memaksa investor untuk membuang derivatif terkait minyak pada salah satu tingkat tercepat di era pandemi.

Baca Juga: Harga BBM Terbaru Jenis Pertalite hingga Pertamax Dex Dampak Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

Sejumlah hedge fund  dan  money manager lainnya menjual setara dengan 110 juta barel dalam enam kontrak berjangka dan opsi terkait dalam seminggu hingga 5 Juli.

Sementara, open interest di bursa berjangka New York Mercantile Exchange (NYMEX) jatuh pada 7 Juli ke level terendah sejak Oktober 2015.

Volatilitas close-to-close pada Brent dan WTI berada di level tertinggi sejak awal April. Likuiditas yang lebih rendah biasanya menghasilkan pasar yang lebih bergejolak.

Pembatasan perjalanan Covid-19 di China juga membebani harga minyak, dengan beberapa kota mengadopsi pembatasan yang baru, mulai dari penutupan bisnis hingga penguncian yang lebih luas, dalam upaya untuk mengendalikan infeksi dari subvarian virus tersebut yang sangat menular. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI