Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 07:37 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah Brent jatuh USD7 pada perdagangan hari Selasa dan menetap di bawah USD100 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan karena penguatan dolar, pembatasan Covid-19 di importir utama China, dan meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Penurunan tajam itu menyusul satu bulan perdagangan yang bergejolak di mana investor melepas minyak di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga agresif untuk membendung inflasi bakal memacu penurunan ekonomi yang akan memukul permintaan minyak.

Mengutip CNBC, Rabu (13/7/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD7,61, atau 7,1 persen menjadi USD99,49 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, merosot USD8,25, atau 7,9 persen menjadi USD95,84 per barel, juga level terendah dalam tiga bulan.

Sejak mencapai puncaknya tahun ini pada Maret lalu, Brent merosot 29 persen, sementara WTI tergelincir 27 persen.

Harga minyak menghadapi tekanan ekstrem "karena postur defensif berlanjut dengan sentimen konsumen masih dalam pola tertekan seiring dengan munculnya kembali Covid di China," kata Dennis Kissler, Senior Vice President BOK Financial.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang utama, juga menguat pada awal sesi ke 108,56, level tertinggi sejak Oktober 2002.

Minyak umumnya dihargai dalam dolar AS, sehingga apresiasi  greenback  membuat komoditas itu lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Investor juga cenderung melihat dolar sebagai safe-haven selama volatilitas pasar.

Kekhawatiran resesi juga memaksa investor untuk membuang derivatif terkait minyak pada salah satu tingkat tercepat di era pandemi.

Sejumlah hedge fund  dan  money manager lainnya menjual setara dengan 110 juta barel dalam enam kontrak berjangka dan opsi terkait dalam seminggu hingga 5 Juli.

Sementara, open interest di bursa berjangka New York Mercantile Exchange (NYMEX) jatuh pada 7 Juli ke level terendah sejak Oktober 2015.

Volatilitas close-to-close pada Brent dan WTI berada di level tertinggi sejak awal April. Likuiditas yang lebih rendah biasanya menghasilkan pasar yang lebih bergejolak.

Pembatasan perjalanan Covid-19 di China juga membebani harga minyak, dengan beberapa kota mengadopsi pembatasan yang baru, mulai dari penutupan bisnis hingga penguncian yang lebih luas, dalam upaya untuk mengendalikan infeksi dari subvarian virus tersebut yang sangat menular. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Terbaru Jenis Pertalite hingga Pertamax Dex Dampak Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

Harga BBM Terbaru Jenis Pertalite hingga Pertamax Dex Dampak Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

| Selasa, 12 Juli 2022 | 12:15 WIB

Harga Minyak Ditutup Bervariasi, WTI Tergelincir 0,7 Persen

Harga Minyak Ditutup Bervariasi, WTI Tergelincir 0,7 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik Usai Jatuh Lebih Dari 4 Persen Pekan Lalu

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik Usai Jatuh Lebih Dari 4 Persen Pekan Lalu

Bisnis | Senin, 11 Juli 2022 | 08:37 WIB

Terkini

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:25 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:19 WIB

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB