Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Renovasi Ruang Dewan Pengarah BRIN Capai Rp 6,1 miliar, Netizen: Apa Kontribusinya untuk RIset?

M Nurhadi

Senin, 18 Juli 2022 | 10:47 WIB
Renovasi Ruang Dewan Pengarah BRIN Capai Rp 6,1 miliar, Netizen: Apa Kontribusinya untuk RIset?
Ilustrasi desain ruang kerja dewan pengarah BRIN. (istimewa)

Suara.com - Anggaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang akan digunakan untuk renovasi ruang Dewan Pengarah hingga Rp 6,1 miliar panen kritik. Untuk diketahui, Ketua Dewan Pengarah BRIN saat ini dijabat oleh Megawati Soekarnoputri.

Terkati hal ini, BRIN menyebut, anggaran tersebut digunakan untuk merenovasi ruangan dari 10 anggota Dewan Pengarah.

Kantor Megawati ini belakangan viral berkat desain yang sangat mewah. Bahkan, ada tempat tidur yang tak kalah mewah di ruangan tersebut.

Sebuah akun media sosial @brin_watch yang dikenal kritis terhadap BRIN itu menyebut, para pejabat BRIN dianggap tidak fokus pada riset dan malah sibuk jalan-jalan ke Eropa serta merenovasi gedung mewah. Bahkan, minim kontribusi pada pendanaan penelitian.

"Dua kelompok riset disini tidak perlu khawatir pemotongan anggaran ???? #MatiKetawaAlaBRIN," kata @brin_watch membagikan lembaran keputusan peneliti tidak mendapatkan bantuan pendanaan sama sekali dari BRIN.

Salah seorang warganet mengunggah kutipan layar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) terkait jasa konstruksi renovasi ruang kerja Dewan Pengarah BRIN. Dengan kode tender 7167760, renovasi ruang kerja Megawati tersebut mencapai Rp 6.109.000.000.

Netizen lainnya mempertanyakan anggaran yang diberikan kepada penelitian dan pengembangan serta hasil yang diberikan terhadap kontribusi negara saat anggaran renovasi itu dirilis. Mereka menyebut, renovasi itu hanya membuang anggaran.

"Saat renovasi miliaran dikeluarkan hanya untuk renovasi, berapa kontribusi BRIN untuk riset dan berapa riset yang dirilis dengan dukungan BRIN sejak perubahannya kemarin?" tulis salah seorang warganet di Twitter.

"Apa kontribusi proyek ini buat riset negara? Hadeh," tulis netizen lainnya.

baca juga

Berdasarkan keterangan dari LPSE BRIN, dana tersebut berasal dari APBN tahun anggaran 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIN Kucurkan Rp 6 M untuk Renovasi Ruang Kerja Dewan Pengarah, Ada Tempat Tidurnya!

BRIN Kucurkan Rp 6 M untuk Renovasi Ruang Kerja Dewan Pengarah, Ada Tempat Tidurnya!

News | Senin, 18 Juli 2022 | 10:29 WIB

BRIN: Jangan Lewatkan Hujan Meteor di Penghujung Juli

BRIN: Jangan Lewatkan Hujan Meteor di Penghujung Juli

Tekno | Jum'at, 15 Juli 2022 | 19:45 WIB

Pungutan Uang Rp 1,2 Juta untuk Renovasi Kantin SMP Negeri 1 Bontang, Wali Murid: Hanya Diminta Partisipasi

Pungutan Uang Rp 1,2 Juta untuk Renovasi Kantin SMP Negeri 1 Bontang, Wali Murid: Hanya Diminta Partisipasi

Kaltim | Jum'at, 15 Juli 2022 | 18:10 WIB

Fenomena Hujan Meteor Dapat Diamati dari Indonesia, Catat Waktunya

Fenomena Hujan Meteor Dapat Diamati dari Indonesia, Catat Waktunya

Sumsel | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:57 WIB

Nantikan! Fenomena Hujan Meteor di Akhir Juli Bisa Dilihat Dari Indonesia

Nantikan! Fenomena Hujan Meteor di Akhir Juli Bisa Dilihat Dari Indonesia

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:07 WIB

Sejarah dan Fakta Menarik Jembatan Suramadu yang Jalur Motornya Ditutup Setahun

Sejarah dan Fakta Menarik Jembatan Suramadu yang Jalur Motornya Ditutup Setahun

Indotnesia | Kamis, 14 Juli 2022 | 17:11 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB