Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Penjualan Mobil Buatan Korea Selatan di Indonesia dan Vietnam Tumbuh Pesat, Segera Salip Jepang?

M Nurhadi

Senin, 25 Juli 2022 | 12:05 WIB
Penjualan Mobil Buatan Korea Selatan di Indonesia dan Vietnam Tumbuh Pesat, Segera Salip Jepang?
Hyundai Stargaze diparkir di kompleks Hyundai Motors Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (21/7/2022). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Duo pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai Motor Co. dan Kia Corp. berhasil mencatatkan peningkatan penjualan signifikan di Vietnam dan Indonesia pada paruh pertama tahun 2022.

Laporan yang disampaikan Yonhap pada Minggu (24/7/2022) kemarin menyebut, pencapaian ini jadi cerminan keberhasilan pabrikan Korsel di tengah dominasi pabrik Jepang.

Menurut data dari Asosiasi Produsen Mobil Vietnam, penjualan gabungan dari Hyundai Thanh Cong Manufacturing Vietnam dan THACO Kia -- perusahaan patungan pembuat mobil Korea Selatan di Vietnam -- mencapai 71.882 unit pada periode Januari-Juni, atau naik 29,3 persen dari tahun lalu.

Angka penjualan gabungannya 1,7 kali lebih besar dibandingkan dengan penjualan Toyota Motor Corp Jepang di Vietnam dengan 43.085 unit.

Bisnis gabungan Hyundai dan Kia di pasar Vietnam yang sedang tumbuh tercatat sebesar 38,3 persen, melampaui Toyota dengan 23,2 persen.

Sementara, penjualan gabungan produsen mobil Korea Selatan di Indonesia saat ini melonjak menjadi 12.013 unit dengan lebih dari 90 persen mobil yang dijual adalah merek Jepang.

Menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), terdapat pertumbuhan hampir empat kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Pangsa pasar Hyundai dan Kia di Indonesia juga naik menjadi 2,6 persen, naik 1,8 persen dari tahun lalu.

Hyundai menyelesaikan pembangunan pabrik di kompleks industri Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, pada bulan Desember. Pabrik tersebut disebut memiliki kapasitas produksi 150.000 unit per tahun.

Pabrik di Indonesia sudah memproduksi Hyundai Creta, Ioniq 5, Santa Fe, dan yang terbaru adalah MPV Stargazer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Mitsubishi Masih Gunakan Tuas Transmisi di Bawah Setir untuk New Colt L300

Ini Alasan Mitsubishi Masih Gunakan Tuas Transmisi di Bawah Setir untuk New Colt L300

Otomotif | Senin, 25 Juli 2022 | 11:42 WIB

Suporter Indonesia Ramaikan Stadion Ansan Greeners Dukung Asnawi Mangkualam

Suporter Indonesia Ramaikan Stadion Ansan Greeners Dukung Asnawi Mangkualam

Jogja | Senin, 25 Juli 2022 | 11:18 WIB

Choi Yena Ungkap Daftar Lagu untuk Mini Album SMARTPHONE

Choi Yena Ungkap Daftar Lagu untuk Mini Album SMARTPHONE

Your Say | Senin, 25 Juli 2022 | 11:08 WIB

Lambat Laun Kartu Debit akan Hilang

Lambat Laun Kartu Debit akan Hilang

| Senin, 25 Juli 2022 | 11:03 WIB

5 Kebiasaan Orang Korea Selatan, Jangan Heran

5 Kebiasaan Orang Korea Selatan, Jangan Heran

Your Say | Senin, 25 Juli 2022 | 10:45 WIB

Elektabilitas Ganjar Pranowo Berada di Puncak, Anies Baswedan Berada di Posisi Kedua

Elektabilitas Ganjar Pranowo Berada di Puncak, Anies Baswedan Berada di Posisi Kedua

| Senin, 25 Juli 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB