Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Harga Emas Kembali Menguat di Tengah Ancaman Kontraksi Ekonomi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:09 WIB
Harga Emas Kembali Menguat di Tengah Ancaman Kontraksi Ekonomi
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga emas melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis, karena kontraksi dalam ekonomi Amerika mendorong daya tarik safe haven dan membantu memperpanjang kenaikan yang didorong oleh nada yang kurang agresif dari Chairman Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Jumat (29/7/2022) harga emas di pasar spot memperpanjang kenaikan didorong data tersebut, dan terakhir melesat 1,1 persen menjadi USD1.752,39 per ounce dibantu penurunan imbal hasil US Treasury.

Sementara, emas berjangka Amerika ditutup melambung 1,8 persen menjadi USD1.750,30 per ounce.

Ekonomi Amerika Serikat secara tak terduga mengalami kontraksi pada kuartal kedua, dengan belanja konsumen tumbuh pada laju paling lambat dalam dua tahun dan belanja bisnis menyusut, yang dapat memicu kekhawatiran pasar bahwa ekonomi sudah dalam resesi.

"Setelah data PDB itu mengkonfirmasi kekhawatiran resesi, trader mengantisipasi Fed akan lebih lambat untuk menaikkan suku bunga, meningkatkan selera untuk emas," papar Phillip Streible, Chief Market Strategist Blue Line Futures, di Chicago.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menumpulkan daya tarik emas karena meningkatkan  opportunity cost  memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil itu.

Setelah pertemuan The Fed, Rabu, ketika menaikkan suku bunga sebesar tiga perempat poin persentase, Powell mengatakan kenaikan "luar biasa besar" lainnya mungkin sesuai pada pertemuan September, tetapi keputusan akan ditentukan oleh data ekonomi yang masuk.

"Inflasi tidak akan serta-merta menyusut dengan kenaikan suku bunga ini, dan mengingat tren turun dalam emas, sekarang berada pada level yang menarik dan menghadirkan peluang bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka," kata Michael Matousek, Head Trader U.S. Global Investors.

Sementara itu harga perak melambung 4,3 persen menjadi USD19,94 per ounce, sementara platinum turun 0,2 persen menjadi USD885,00 dan paladium melejit 2,6 persen menjadi USD2.083,69. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Hoki, Wanita Ini Beli Jajanan Ciki Seharga Rp 1000 Tak Terduga Berhadiah Cincin Emas

Lagi Hoki, Wanita Ini Beli Jajanan Ciki Seharga Rp 1000 Tak Terduga Berhadiah Cincin Emas

Batam | Kamis, 28 Juli 2022 | 14:00 WIB

Update! Hari Ini Kamis 28 Juli 2022 Harga Emas Antam Naik Rp 12 Ribu

Update! Hari Ini Kamis 28 Juli 2022 Harga Emas Antam Naik Rp 12 Ribu

Selebtek | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Jadi Rp978.000/Gram pada Hari ini, Naik Rp12.000

Harga Emas Antam Jadi Rp978.000/Gram pada Hari ini, Naik Rp12.000

Depok | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:42 WIB

Terkini

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB