Keuangan Garuda Indonesia Kuartal I-2022 Semakin Membaik, Kerugian Makin Turun

M Nurhadi

Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:08 WIB
Keuangan Garuda Indonesia Kuartal I-2022 Semakin Membaik, Kerugian Makin Turun
Garuda Indonesia

Suara.com - Keuangan Garuda Indonesia sebelumnya sempat jadi sorotan setelah diketahui maskapai pelat merah tersebut menanggung utang hingga Rp142 triliun pada Juli 2022 lalu.

Namun kini, Garuda Indonesia (GIAA) sukses mencatat penurunan kerugian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I-2022 menjadi USD 224,66 juta.

Padahal pada periode yang sama kerugian GIAA mencapai USD 384,35 juta. Ini sama artinya kerugian Garuda turun sekitar Rp3,3 triliun dengan penyusutan kerugian 41,55%. 

Per Maret 2022 diketahui pendapatan perseoran adalah USD 350,16 juta yang sebagian besar berasal dari penerbangan berjadwal, yakni mencapai USD 270,57 juta. Pendapatan lain diperoleh dari penerbangan tidak berjadwal sebesar USD 24,08 juta dan penerbangan lainnya yang mencapai USD 55,50 juta. 

Di samping mengandalkan pendapatan, faktor lain yang mempengaruhi keuangan Garuda Indonesia adalah menyusutnya beban usaha perseroan akibat menurunnya beban operasional penerbangan.

Penyusutan tersebut mencapai USD 526,34 juta atau sekitar 25%, sedangkan total biaya operasional penerbangan sekitar USD 300 juta. Biaya beban lain yang mesti ditanggung adalah beban pemeliharaan dan perbaikan senilai USD 108,82 juta, beban umum dan administrasi USD 35,2 juta, dan beban bandara USD 32,16 juta.

Semua beban yang disebutkan di atas menyusut jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Satu-satunya beban yang meningkat adalah beban promosi dan penjualan tiket menjadi USD 24,32 juta. 

Dengan profil fluktuasi keuangan di atas, total aset Garuda Indonesia pada kuartal I-2022 turun menjadi USD 7,05 miliar sementara liabilitas naik menjadi USD 13,38 miliar. 

Sebelumnya pada pertengahan 2022 Daftar Piutang Tetap (DPT) per 14 Juni 2022 memerinci perusahaan pelat merah Garuda Indonesia memiliki utang terhadap 501 kreditur. Emiten berkode saham GIAA ini mengakumulasi utang Rp142,42 triliun dengan rincian tagihan terdiri dari daftar piutang tetap kepada 123 lessor sebesar Rp104,37 triliun.

baca juga

Kemudian utang juga ditanggung Garuda Indonesia kepada 23 kreditur non-preferen sebesar Rp3,95 triliun, dan 300 kreditur non-lessor sebesar Rp34,09 triliun. 

Manajemen Garuda Indonesia memiliki beberapa skenario dalam penyelesaian utang yang mencapai lebih dari Rp142 triliun tersebut. Opsi-opsi ini nantinya akan disesuaikan dnegan karakteristik masing-masing kreditur.

Beberapa opsi yang ditawarkan adalah penyelesaian kewajiban usaha melalui arus kas operasional dan konversi nilai utang menjadi ekuitas. Di samping itu Garuda Indonesia akan menawarkan pengubahan ketentuan pembatyaran utang dalam jangka panjang serta penawaran instrumen restrukturisasi dalam bentuk surat utang atau ekuitas. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Kembalikan Dua Pesawat Bombardier CRJ-1000

Garuda Indonesia Kembalikan Dua Pesawat Bombardier CRJ-1000

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:05 WIB

Rugi Usaha Garuda Indonesia Mulai Berkurang

Rugi Usaha Garuda Indonesia Mulai Berkurang

Tantrum | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:34 WIB

Penerbangan Kloter Haji Delay Lagi, Garuda Harus Tanggung Akomodasi Jemaah

Penerbangan Kloter Haji Delay Lagi, Garuda Harus Tanggung Akomodasi Jemaah

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 18:37 WIB

Kepulangan Jemaah Haji Tertunda, Garuda Indonesia Diminta Tanggung Jawab

Kepulangan Jemaah Haji Tertunda, Garuda Indonesia Diminta Tanggung Jawab

Sulsel | Kamis, 28 Juli 2022 | 16:24 WIB

Horor Penampakan Kuburan Pesawat Terbang di Bogor, Diangkut dari Bandara Pakai Ini

Horor Penampakan Kuburan Pesawat Terbang di Bogor, Diangkut dari Bandara Pakai Ini

Purwokerto | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:18 WIB

Jokowi Telah Sampai di China, Selasa Ini Bertemu Xi Jinping

Jokowi Telah Sampai di China, Selasa Ini Bertemu Xi Jinping

Tantrum | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:43 WIB

Terkini

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:02 WIB

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

News | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

News | Senin, 21 September 2026 | 10:59 WIB

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:58 WIB

×