Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Moncer Ketimbang AS-China

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:01 WIB
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Moncer Ketimbang AS-China
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 masih lebih baik ketimbang negara-negara lain, seperti negara-negara maju, yakni Amerika Serikat (AS) dengan China.

Dia menjelaskan, AS pada kuartal II terkontraksi 0,9 persen dan China kali pertamanya pertumbuhan ekonominya mendekati nol persen.

"China bersama AS dua engine pertumbuhan ekonomi dunia dalam situasi lemah impact jangka panjang berdampak kepada ekonomi Asia," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Ketua KCPEN ini memaparkan, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia juga masih konsisten yang terus di kisaran 5%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,44% pada kuartal II tahun 2022.

"Jadi, kita lihat pertumbuhan kita dalam tiga kuartal di atas 5 persen masih menunjukan relatif baik dengan negara lain," katanya.

Sebelumnya, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan ekonomi secara kumulatif pada semester I-2022 sebesar 5,23 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia berdasarkan PDB pada kuartal II-2022 atas dasar harga berlaku Rp4.919,9 triliun dan atas dasar harga konstan Rp2,923,7 triliun.

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,27 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 19,74 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 13,15 persen.

baca juga

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 32,00 persen. Penguatan ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2022 terlihat pada semua wilayah.

"Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama dengan peranan sebesar 56,55 persen dari ekonomi Nasional, dengan kinerja ekonomi yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,66 persen (y-on-y) dibanding triwulan II-2021," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia Tumbuh Tinggi Sebesar 5,44%

Ekonomi Indonesia Tumbuh Tinggi Sebesar 5,44%

Tantrum | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:05 WIB

Mantab! Ekspor Indonesia Naik 19,74 Persen dalam Setahun, Neraca Dagang Surplus

Mantab! Ekspor Indonesia Naik 19,74 Persen dalam Setahun, Neraca Dagang Surplus

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 11:48 WIB

Situasi Geopolitik Pengaruhi Ekspor Indonesia

Situasi Geopolitik Pengaruhi Ekspor Indonesia

Tantrum | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 11:02 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×