Nelayan di Sulsel Beri Dukungan ke Ganjar karena Dinilai Bisa Bawa Kesejahteraan

Iwan Supriyatna

Kamis, 11 Agustus 2022 | 05:37 WIB
Nelayan di Sulsel Beri Dukungan ke Ganjar karena Dinilai Bisa Bawa Kesejahteraan
Komunitas nelayan di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan aspirasinya Ganjar Pranowo Presiden 2024.

Suara.com - Teriknya panas matahari di pesisir Matene tak menggoyahkan semangat komunitas nelayan di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk berkumpul menyatakan aspirasinya Ganjar Pranowo Presiden 2024.

Siang itu, Rabu (10/8/2022), sedikitnya 150 nelayan yang berasal dari berbagai desa di Kabupaten Barru menyatukan suara guna mendeklarasikan sosok yang memang akrab dengan apra nelayan itu untuk memimpin Indonesia pada 2024 mendatang.

Wakil Sekretaris Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Sulsel Muhammad Arafah (39) mengatakan, para nelayan sudah mengenal Ganjar sebagai sosok pemimpin yang sangat memperhatikan nasib nelayan, khususnya nelayan kecil di pelosok daerah.

"Bapak Ganjar Pranowo selalu berupaya mencari solusi untuk kesejahteraan nelayan. Hal ini terbukti dari kebijakan yang diterapkannya saat memimpin Jawa Tengah. Ia memberikan jaminan asuransi kecelakaan bagi nelayan. Baik itu kecelakaan di darat maupun laut," ujar Arafah di lokasi.

Berkat kebijakan tersebut, Arafah menyebut, kurang lebih 10 ribu nelayan se-Jawa Tengah sudah tercover Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) dari Pemprov Jawa Tengah.

"Kebijakan ini akan sangat baik jika diterapkan di seluruh negeri. Sehingga nelayan-nelayan di Kabupaten Barru, dan seluruh Indonesia sangat setuju jika Bapak Ganjar memimpin negeri. Ke depan, kami akan terus mengkonsolidasikan dukungan bagi sosok Bapak Ganjar ke nelayan-nelayan lainnya yang berada di pesisir Sulawesi Selatan," jelas Arafah.

Dalam gelaran deklarasi tersebut, turun dibagikan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan para nelayan di Tenete. Hal ini sekaligus menjadi pelipur lara bagi para nelayan yang tengah menghadapi anjloknya harga jual hasil melaut mereka.

Tidak stabilnya harga jual hasil tangkapan laut amat dirasakan Ashar (52). Pria paruh baya tersebut menceritakan tangkapan lautnya sering dihargai murah. "Rajungan misalnya. Harga normal itu kita jual Rp90 ribu per kilo. Namun beberapa bulan terakhir harganya anjlok jadi hanya Rp 20 ribu perkilo," ujarnya.

Sebab itu, ia sangat berharap akan kepemimpinan Ganjar Pranowo nanti. Sebab, menurutnya Ganjar mampu menstabilkan harga produk laut di pasar, dan kembali membawa kesejahteraan untuk nelayan kecil.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Dini! Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Perairan Selatan Banyuwangi

Peringatan Dini! Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Perairan Selatan Banyuwangi

Malang | Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:33 WIB

Pengamat Politik Sebut Ganjar Pranowo Akan Kalah di Pilpres Jika Ditinggalkan PDIP

Pengamat Politik Sebut Ganjar Pranowo Akan Kalah di Pilpres Jika Ditinggalkan PDIP

Sulsel | Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:20 WIB

Ini Alasan Ganjar Pranowo Harus Rebut Tiket Capres 2024 dari PDIP

Ini Alasan Ganjar Pranowo Harus Rebut Tiket Capres 2024 dari PDIP

Sumsel | Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:25 WIB

Terkini

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

×