Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Harga-harga Naik, Inflasi Hingga Akhir Tahun Diperkirakan Bisa Lebihi Target Pemerintah

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:05 WIB
Harga-harga Naik, Inflasi Hingga Akhir Tahun Diperkirakan Bisa Lebihi Target Pemerintah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Dokumentasi Humas Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meramalkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) hingga akhir tahun bakal melebihi dari perkiraan yang ditetapkan. Diperkirakan, inflasi IHK bakal menyentuh 5,24% atau jauh lebih tinggi dari target yang sebesar 3% plus minus 1%.

Menurutnya, kenaikan harga pangan atau volatile food dan kenaikan harga yang diatur pemerintah atau administered price menjadi pendorong inflasi IHK tidak tepat sasaran.

"Nah dengan dampak rambatan dari kenaikan BBM nonsubsidi tarif angkutan, dan tinggi volatile food, inflasi inti diperkirakan akhir tahun ini bisa lebih sedikit lebih dari 4%, atau sebesar 4,15%, itu adalah inflasi inti. Dengan perkembangan itu, inflasi IHK di atas 5%, atau 5,24%," ujar Perry dalam konferensi pers secara virtual, Senin (23/8/2022).

Perry mengemukakan, kenaikan inflasi IHK ini telah terjadi pada Juli lalu sebesar 4,94% atau lebih tinggi sejak Oktober 2015.

Inflasi IHK pada periode tersebut disebabkan karena tingginya inflasi pangan yang tembus hingga 11,47%, padahal seharusnya inflasi pangan berada di level 5-6%.

Inflasi IHK pada Juli itu, juga akibat adanya kenaikan yang diatur pemerintah, terlebih pemerintah menaikkan harga BBM Nonsubsidi seperti Pertamax.

"Dan ini juga mendorong inflasi administered price baik harga BBM maupun rambatannya ke tarif angkutan udara, sehingga inflasi administered price 6,51%," ucap dia.

Namun demikian, tambah Perry, BI bakal berkoordinasi dengan pemerintah terkait dampak lanjutan dari gempuran kenaikan harga-harga terhadap inflasi.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, dan menakar dampaknya terhadap inflasi, Bank Indonesia tidak merespon dampak langsung dari kebijakan itu terhadap inflasi administered, yang kita respon dampak rambatan ke inflasi inti," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan!

Bank Indonesia Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan!

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:43 WIB

DPR Sindir Jokowi Soal Harga Beras, Masih Mahal Jika Dibandingkan Negara ASEAN

DPR Sindir Jokowi Soal Harga Beras, Masih Mahal Jika Dibandingkan Negara ASEAN

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:46 WIB

Bank Indonesia Dorong Swasta Ikut Investasi Sektor EBT Agar APBN Tidak Terbebani

Bank Indonesia Dorong Swasta Ikut Investasi Sektor EBT Agar APBN Tidak Terbebani

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB