Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Miniso Sampaikan Permintaan Maaf Karena 'Klaim' Produk Jepang, Padahal dari China

M Nurhadi

Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:20 WIB
Miniso Sampaikan Permintaan Maaf Karena 'Klaim' Produk Jepang, Padahal dari China
ILUSTRASI-Toko online Miniso dapat dipesan melalui platform e-commerce ternama seperti Lazada, Jd.Id, Shopee, Tokipedia, dan Blibli. (Suara.com/Risna)

Suara.com - Perusahaan ritel yang cukup terkenal di Indonesia, Miniso menyampaikan permintaan maaf karena mendesain diri mereka serta pemasaran produk dengan embel-embel 'toko dan produk asal Jepang' dan mengaku bahwa strategi mereka adalah kesalahan besar.

Merek Miniso bukan nama baru dalam dunia bisnis, termasuk di Indonesia. Toko ini menyediakan beragam kebutuhan umah tangga, aksesoris, peralatan dapur, hingga produk kecantikan. 

Miniso identik dengan logo mereka yang menggunakan huruf katakana (Jepang) hingga banyak konsumen yang menganggap Miniso adalah buatan Jepang dan sedikit mirip dengan Uniqlo, yang memang berasal dari Jepang.

Namun, mengutip dari The Guardian, baru-baru ini muncul gelombang protes konsumen terkait klaim Miniso yang menyerupai brand Jepang. Pihak manajemen lantas menyampaikan permintaan maaf terkait hal itu.

Miniso bahkan mengaku malu karena melakukan promosi dengan embel-embel berasal dari Jepang pada awal perkembangan usaha.

Kritik terhadap Miniso mulai banyak disampaikan sejak Juli lalu saat cabang Miniso Spanyol memposting foto-foto mainan Putri Disney di Instagram yang mengenakan cheongsam Cina. Namun, Miniso justru memberi label boneka itu sebagai geisha Jepang.

Kesalahan promosi ini memunculkan kritik hingga respon negatif dari warganet di media sosial yang berdampak pada penurunan harga saham Miniso turun lebih dari 37%.

Kelompok Nasionalis China dan sentimen Anti-Jepang semakin memperburuk kondisi ini. Mereka ramai-ramai mengutuk strategi marketing dari Miniso.

"Miniso adalah perusahaan China dari awal hingga akhir, dan ingin menjadi merek China yang jujur," sebut pernyataan terkait.

Tidak hanya Miniso, sejak 2019 lalu, ada ratusan usaha China yang menghapus elemen Jepang sebagai bentuk kepercayaan diri industri mereka.

Pihak Miniso sendiri mengaku akan meminta pertanggungjawaban staf senior atas kelalaian pada iklan terkait. Miniso juga menegaskan mereka akan lebih giat dalam menyampaikan nilai-nilai China kepada dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menanti Final Kejuaraan Dunia 2022: Ahsan/Hendra Melawan Ganda Malaysia Aaron/Soh

Menanti Final Kejuaraan Dunia 2022: Ahsan/Hendra Melawan Ganda Malaysia Aaron/Soh

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:25 WIB

Ngaku Jepang Ternyata China, Miniso Minta Maaf Usai Menipu

Ngaku Jepang Ternyata China, Miniso Minta Maaf Usai Menipu

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 08:41 WIB

5 Rahasia Kecantikan Jepang yang Bikin Tampak Awet Muda

5 Rahasia Kecantikan Jepang yang Bikin Tampak Awet Muda

Your Say | Minggu, 28 Agustus 2022 | 07:52 WIB

10 Manga Jepang Terbaik Untuk Dibaca Tahun Ini

10 Manga Jepang Terbaik Untuk Dibaca Tahun Ini

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 06:23 WIB

Senator Amerika Kunjungi Taiwan, China Meradang Gelar Pasukan Lagi

Senator Amerika Kunjungi Taiwan, China Meradang Gelar Pasukan Lagi

Jatim | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 17:46 WIB

Aktif Berpromosi di China, Jessica Jung Ungkap Perasaannya soal Haters

Aktif Berpromosi di China, Jessica Jung Ungkap Perasaannya soal Haters

Your Say | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB