Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:49 WIB
Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas turun lebih dari 1 persen pada perdagangan akhir pekan kemarin setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell dalam pidatonya di Jackson Hole mengatakan ekonomi AS akan membutuhkan kebijakan moneter yang ketat "untuk beberapa waktu" sebelum inflasi terkendali.

Powell mengatakan ini bisa berarti pertumbuhan yang lebih lambat, pasar kerja yang lebih lemah dan " sedikit rasa sakit " untuk rumah tangga dan bisnis, tetapi tidak mengisyaratkan apa yang mungkin dilakukan The Fed pada pertemuan kebijakan September mendatang.

Mengutip CNBC, Senin (29/8/2022) harga emas dipasar spot turun 1,25 persen menjadi USD1.736,49 per ounce, dalam perjalanan ke penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Sementara emas berjangka AS turun 1,26 persen menjadi USD1.749.

"Ekuitas dan logam menderita karena peringatan Powell bahwa suku bunga akan perlu tinggi lebih lama dan mungkin 75 bps adalah default untuk September kecuali totalitas data menunjukkan sebaliknya," kata Tai Wong, analis senior di Heraeus Precious Metals di New York.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko ekonomi, tetapi kenaikan suku bunga mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Karena tidak ada poros dovish dari Powell, emas akan terus menghadapi tekanan karena harus menghadapi suku bunga yang lebih tinggi, kata Philip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Imbal hasil Treasury dua tahun AS sempat melonjak ke level tertinggi sejak Oktober 2007 sebelum stabil di dekat level tertinggi dua bulan, sementara dolar rebound dari penurunan awal.

Analis Standard Chartered Suki Cooper mengatakan dalam sebuah catatan bahwa emas bisa menjadi tren lebih rendah dalam beberapa bulan mendatang, sebagian besar risiko penurunan sudah diperhitungkan.

baca juga

Emas batangan juga bisa mendapatkan keuntungan dari risiko resesi, pasar fisik yang responsif terhadap harga, pemosisian yang sudah dikurangi dan inflasi yang meningkat," tambah Cooper.

Premi emas fisik di China melonjak minggu ini ke level tertinggi sejak Oktober lalu. Sementara permintaan mendingin di India.

Sementara itu harga perak turun 2,22 persen menjadi USD18,852 per ounce. Platinum turun 2,06 persen menjadi USD862,8415 dan paladium turun 1,72 persen menjadi USD2,110,0762.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Federal Reserve Pidato Soal Inflasi, Harga Emas Turun 1,22 Persen

Ketua Federal Reserve Pidato Soal Inflasi, Harga Emas Turun 1,22 Persen

Bisnis | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 05:54 WIB

Pidato Gubernur The Fed Diprediksi Dukung Kenaikan Suku Bunga September Nanti

Pidato Gubernur The Fed Diprediksi Dukung Kenaikan Suku Bunga September Nanti

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:53 WIB

BI Rate Naik, Bagaimana Nasib Suku Bunga Kredit?

BI Rate Naik, Bagaimana Nasib Suku Bunga Kredit?

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:36 WIB

Terkini

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

×