Tekan Pengeluaran, Warga Dusun di Sumedang Pakai Biogas dari Limbah Tahu

Siswanto, BBC

Senin, 05 September 2022 | 13:45 WIB
Tekan Pengeluaran, Warga Dusun di Sumedang Pakai Biogas dari Limbah Tahu
BBC

Suara.com - Sumedang, sebuah kabupaten di Jawa Barat yang terletak sekitar 45 km sebelah timur laut dari Kota Bandung, terkenal dengan makanan khas: tahu.

Namun, di balik kegurihan tahu Sumedang yang telah tersohor itu, ada masalah yang tersimpan yakni limbah dari produksi tahu. Limbah tahu yang berwarna pekat dan berbau tak sedap menjadi biang kerok pencemaran air sungai di kabupaten itu.

Permasalahan itu ternyata bisa diatasi penduduk sebuah dusun bernama Giriharja di Sumedang Utara. Mereka berhasil menyulap limbah tahu menjadi bahan bakar biogas yang bisa digunakan untuk memasak.

Sebanyak 56 rumah di RT 005, RW 06 di dusun tersebut, telah menerima manfaat dari inovasi ini.

Baca juga:

Dusun Giriharja telah membangun instalasi pengolahan limbah tahu sejak 2013, hasil kerja sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. Adapun pengoperasiannya baru dilakukan pada 2018.

Saat ini, instalasi tersebut sudah sepenuhnya dikelola secara mandiri oleh warga. Setiap harinya, tempat pengolahan itu menerima limbah dari sembilan pabrik tahu yang ada di wilayah tersebut.

Salah seorang teknisi instalasi pengolahan limbah di Dusun Giriharja, Pepen Supendi, menjelaskan kepada wartawan kantor berita Antara, Raisan Al Farisi, proses pembuatan biogas diawali dengan menampung seluruh sisa ampas tahu di bak penampungan dengan menggunakan saluran yang dibuat secara khusus.

Sesampainya di bak penampungan, limbah tahu kemudian secara otomatis disedot hingga masuk ke dalam enam tabung reaktor.

baca juga

Mikroba di dalam keenam tabung reaktor di tempat pengolahan limbah akan mengubah ampas tahu menjadi gas metana (biogas) dan air bersih.

Baca juga:

Terakhir, biogas akan ditampung di Gas Bag atau tabung besar untuk disalurkan ke rumah-rumah warga.

Setiap bulannya, warga cukup membayar Rp20.000 untuk bisa mendapatkan aliran biogas ke dapur mereka. 

Namun, penggunaannya tidak bisa terus menerus selama 24 jam karena bergantung pada sejumlah faktor, termasuk faktor volume ampas tahu yang dihasilkan pabrik dan faktor cuaca.

Biogas hanya bisa digunakan dari pukul 04.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB kemudian pukul 14.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Di luar waktu itu, warga masih menggunakan gas elpiji. 

Ijah (65), warga Dusun Giriharja, mengatakan biogas tersebut sangat membantu menekan pengeluaran rumah tangganya karena dia dapat menghemat pemakaian gas elpiji.

Selain memiliki nilai ekonomis, instalasi pengolahan limbah tahu itu juga membuat pabrik tahu di wilayah tersebut menjadi lebih ramah lingkungan.  

Limbah yang telah diurai menjadi biogas membuat airnya menjadi tidak pekat dan tidak menguarkan bau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 7 Kuliner Khas Semarang Yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran!

Ini 7 Kuliner Khas Semarang Yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran!

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 18:32 WIB

Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek

Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:40 WIB

8 Makanan Khas Jawa Pilihan untuk Pola Makan Sehat

8 Makanan Khas Jawa Pilihan untuk Pola Makan Sehat

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:42 WIB

Eksplorasi Gudeg Jogja: Melestarikan Rasa dan Tradisi Kuliner

Eksplorasi Gudeg Jogja: Melestarikan Rasa dan Tradisi Kuliner

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Deretan Kuliner yang Selalu Hadir Meramaikan Momen Kemerdekaan Indonesia

Deretan Kuliner yang Selalu Hadir Meramaikan Momen Kemerdekaan Indonesia

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:45 WIB

Mengenal Kuliner Rujak Soto Khas Banyuwangi, Resmi Masuk Kekayaan Intelektual Komunal

Mengenal Kuliner Rujak Soto Khas Banyuwangi, Resmi Masuk Kekayaan Intelektual Komunal

Lifestyle | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:59 WIB

Bukan Cuma Tauto, Ini 5 Makanan Khas Batang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Bukan Cuma Tauto, Ini 5 Makanan Khas Batang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 20:16 WIB

7 Kuliner Khas Arab Saudi yang Jadi Favorit Jemaah Haji Indonesia

7 Kuliner Khas Arab Saudi yang Jadi Favorit Jemaah Haji Indonesia

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 11:10 WIB

7 Kuliner Khas Batang Jawa Tengah yang Autentik dan Menggugah Selera

7 Kuliner Khas Batang Jawa Tengah yang Autentik dan Menggugah Selera

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 13:32 WIB

7 Kuliner Salatiga yang Bikin Nagih, Lebih dari Sekadar Udara Sejuk

7 Kuliner Salatiga yang Bikin Nagih, Lebih dari Sekadar Udara Sejuk

Lifestyle | Minggu, 13 April 2025 | 14:26 WIB

Terkini

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci

Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:15 WIB

×