Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Gegara BBM Naik, Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Terasa Pedas

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 05 September 2022 | 22:09 WIB
Gegara BBM Naik, Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Terasa Pedas
Seorang penjual bahan pangan, seperti cabai di pasar tradisional di Jakarta. Sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan harga yang signifikan. [Suara.com/Fadil]

Suara.com - Belum juga sempat turun ke harga normal, kini komoditas berbagai jenis cabai yang dijual di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakarta terpantau makin mahal usai pemerintah menaikkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada akhir pekan lalu.

Dari pantauan Suara.com pada Senin (5/9/2022), harga cabai di Pasar Minggu, Jakarta Selatan rata-rata mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram.

Sedangkan untuk harga merah cabai merah keriting dijual Rp80.000 per kilogram atau naik Rp5.000 dari harga sebelumnya berada pada kisaran Rp75.000 per kilogram.

Begitu juga dengan harga jual cabai merah besar, harganya juga mengalami kenaikan yang hampir sama, yakni Rp5.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram.

Untuk cabai rawit merah juga mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 dari sebelumnya Rp55.000 per kilogram kini harganya menjadi Rp60.000 per kilogram.

Sementara untuk harga cabai merah terpantau relatif stabil pada kisaran Rp50.000 per kilogram, juga untuk bawang merah harganya stabil di angka Rp40.000 per kilogram.

Sedangkan di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan sejumlah komoditas juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah besar yang harganya naik Rp15.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Untuk harga cabai rawit merah harganya juga melonjak Rp8.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai rawit hijau yang naik menjadi Rp10.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram.

Harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi sebesar Rp9.000 kini dibandrol menjadi Rp74.000 per kilogram.

baca juga

Untuk komoditas bawang merah juga naik menjadi Rp30.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp25.000 per kilogram. Sementara harga bawang putih juga mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram menjadi Rp30.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Merah di Banda Aceh Kembali Turun, Sempat Melambung Rp 150 Ribu per Kg

Harga Cabai Merah di Banda Aceh Kembali Turun, Sempat Melambung Rp 150 Ribu per Kg

Sumbar | Senin, 05 September 2022 | 20:22 WIB

Daftar Harga Bahan Pokok yang Ikut Melejit Imbas BBM Naik, Cabai Keriting 1 Kg Tembus Rp79 Ribu

Daftar Harga Bahan Pokok yang Ikut Melejit Imbas BBM Naik, Cabai Keriting 1 Kg Tembus Rp79 Ribu

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 18:36 WIB

Update Harga Pangan di Sumsel Setelah Kenaikan BBM: Cabai, Bawang Ikut Merangkak Naik

Update Harga Pangan di Sumsel Setelah Kenaikan BBM: Cabai, Bawang Ikut Merangkak Naik

Sumsel | Senin, 05 September 2022 | 16:21 WIB

Terkini

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:40 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

×