Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 September 2022 | 07:40 WIB
Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia kembali bergerak menguat pada perdagangan hari Senin, setelah sempat turun cukup dalam pada pekan kemarin.

Mengutip CNBC, Selasa (6/9/2022) harga minyak naik sekitar 3 persen, karena anggota OPEC Plus menyetujui pengurangan produksi 100.000 barel per hari guna mengatrol harga.

Minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman November, patokan internasional, ditutup melambung USD2,72 atau 2,92 persen menjadi USD95,74 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate melejit USD2 atau 2,3 persen menjadi USS88,85 per barel, setelah naik 0,3 persen di sesi sebelumnya, dalam volume yang relatif tipis selama liburan Hari Buruh AS.

Pengurangan 100.000 barel per hari (bph) oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, hanya berjumlah 0,1 persen dari permintaan global.

Kelompok tersebut juga sepakat bahwa mereka dapat bertemu kapan saja untuk menyesuaikan produksi sebelum pertemuan terjadwal berikutnya pada 5 Oktober.

"Ini adalah pesan simbolis yang ingin dikirim kelompok itu ke pasar lebih dari apa pun," kata analis Oanda, Craig Erlam, menambahkan bahwa kenaikan 100.000 bph bulan lalu oleh OPEC Plus tidak dilihat sebagai masalah besar.

"Apa yang mungkin kita lihat dari pasar adalah perhitungan di sebagian besar skenario terburuk," papar Erlam.

Produsen utama OPEC, Arab Saudi, bulan lalu menandai kemungkinan pengurangan output untuk mengatasi apa yang dilihatnya sebagai kejatuhan harga minyak yang berlebihan.

baca juga

Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, mengatakan bahwa ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang lebih lemah berada di belakang keputusan Moskow dan sekutu OPEC untuk memangkas produksi minyak.

"Gambaran yang lebih besarnya adalah bahwa OPEC Plus berproduksi jauh di bawah target outputnya dan ini tampaknya tidak akan berubah mengingat Angola dan Nigeria, khususnya, tampaknya tidak dapat kembali ke tingkat produksi sebelum pandemi," ujar Caroline Bain, Kepala Ekonom Capital Economics. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Makin Tunjukan Sinyal Bearish

Harga Minyak Dunia Makin Tunjukan Sinyal Bearish

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 08:55 WIB

Besaran Subsidi Setelah Pertalite Rp10 Ribu Per Liter dan Solar Rp6.800 Per Liter

Besaran Subsidi Setelah Pertalite Rp10 Ribu Per Liter dan Solar Rp6.800 Per Liter

Tantrum | Minggu, 04 September 2022 | 19:15 WIB

Tarif Travel Dan Bus di Sumsel Naik 20 Persen, Dampak Harga BBM Subsidi Naik

Tarif Travel Dan Bus di Sumsel Naik 20 Persen, Dampak Harga BBM Subsidi Naik

Sumsel | Minggu, 04 September 2022 | 15:38 WIB

Terkini

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

×