Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 06 September 2022 | 07:40 WIB
Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia kembali bergerak menguat pada perdagangan hari Senin, setelah sempat turun cukup dalam pada pekan kemarin.

Mengutip CNBC, Selasa (6/9/2022) harga minyak naik sekitar 3 persen, karena anggota OPEC Plus menyetujui pengurangan produksi 100.000 barel per hari guna mengatrol harga.

Minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman November, patokan internasional, ditutup melambung USD2,72 atau 2,92 persen menjadi USD95,74 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate melejit USD2 atau 2,3 persen menjadi USS88,85 per barel, setelah naik 0,3 persen di sesi sebelumnya, dalam volume yang relatif tipis selama liburan Hari Buruh AS.

Pengurangan 100.000 barel per hari (bph) oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, hanya berjumlah 0,1 persen dari permintaan global.

Kelompok tersebut juga sepakat bahwa mereka dapat bertemu kapan saja untuk menyesuaikan produksi sebelum pertemuan terjadwal berikutnya pada 5 Oktober.

"Ini adalah pesan simbolis yang ingin dikirim kelompok itu ke pasar lebih dari apa pun," kata analis Oanda, Craig Erlam, menambahkan bahwa kenaikan 100.000 bph bulan lalu oleh OPEC Plus tidak dilihat sebagai masalah besar.

"Apa yang mungkin kita lihat dari pasar adalah perhitungan di sebagian besar skenario terburuk," papar Erlam.

Produsen utama OPEC, Arab Saudi, bulan lalu menandai kemungkinan pengurangan output untuk mengatasi apa yang dilihatnya sebagai kejatuhan harga minyak yang berlebihan.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, mengatakan bahwa ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang lebih lemah berada di belakang keputusan Moskow dan sekutu OPEC untuk memangkas produksi minyak.

"Gambaran yang lebih besarnya adalah bahwa OPEC Plus berproduksi jauh di bawah target outputnya dan ini tampaknya tidak akan berubah mengingat Angola dan Nigeria, khususnya, tampaknya tidak dapat kembali ke tingkat produksi sebelum pandemi," ujar Caroline Bain, Kepala Ekonom Capital Economics. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Makin Tunjukan Sinyal Bearish

Harga Minyak Dunia Makin Tunjukan Sinyal Bearish

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 08:55 WIB

Besaran Subsidi Setelah Pertalite Rp10 Ribu Per Liter dan Solar Rp6.800 Per Liter

Besaran Subsidi Setelah Pertalite Rp10 Ribu Per Liter dan Solar Rp6.800 Per Liter

| Minggu, 04 September 2022 | 19:15 WIB

Tarif Travel Dan Bus di Sumsel Naik 20 Persen, Dampak Harga BBM Subsidi Naik

Tarif Travel Dan Bus di Sumsel Naik 20 Persen, Dampak Harga BBM Subsidi Naik

Sumsel | Minggu, 04 September 2022 | 15:38 WIB

Terkini

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB